Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang berpusat di perairan selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat dini hari, turut dirasakan hingga Kabupaten Ponorogo dan mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Salah satu rumah terdampak berada di Desa Bogem, Kecamatan Sampung, Ponorogo.

Pemilik rumah Milan Sayekti mengatakan bagian belakang rumahnya mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

"Saya mendengar suara keras dari belakang rumah. Setelah dicek, ternyata sebagian atap jebol, kurang lebih seperempat bagian rusak," kata dia.

Meski bagian rumah yang rusak tidak digunakan untuk aktivitas sehari-hari, ia mengaku khawatir jika kerusakan dibiarkan terlalu lama karena terdapat instalasi kabel listrik yang berpotensi membahayakan.

Kerusakan serupa juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Surodikraman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Rumah milik warga bernama Paniyem mengalami kerusakan pada bagian dinding belakang yang ambrol akibat guncangan gempa.

Ia mengatakan saat gempa terjadi dirinya berada di dalam rumah dan baru mengetahui kondisi bangunan setelah dipanggil tetangga.

"Waktu gempa saya masih di dalam rumah. Setelah dipanggil tetangga, saya keluar dan ternyata dinding belakang sudah ambrol," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah perabot rumah tangga warga dilaporkan rusak akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada Jumat, sekitar pukul 01.06 WIB dengan episentrum berada di koordinat 8,98 derajat Lintang Selatan dan 111,18 derajat Bujur Timur atau sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, pada kedalaman 58 kilometer.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026