Sertifikasi halal merupakan wujud tanggung jawab kami dalam menghadirkan rasa aman bagi konsumen, khususnya konsumen Muslim di Indonesia

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Beiersdorf Indonesia memastikan seluruh proses produksi produk perawatan luka Hansaplast berjalan sesuai prinsip syariah, mulai dari pemilihan bahan baku hingga manufakturnya.

Business Unit Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia Vivilya Lukman di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis, mengatakan prinsip syariah tersebut menjadi komitmen untuk mengimplementasikan status halal yang sudah disandang seluruh jenis produk perusahaan sejak lama.

"Sertifikasi halal merupakan wujud tanggung jawab kami dalam menghadirkan rasa aman bagi konsumen, khususnya konsumen Muslim di Indonesia," kata dia.

Oleh karena itu, perusahaan menerapkan alur ketat dalam urusan memproduksi plaster luka dengan verifikasi berkala. 

Selain untuk memastikan kehalalannya, standardisasi ini bertujuan agar produk plaster luka memiliki kualitas terbaik dan memenuhi ketentuan medis.

Sementara itu, Production Director Beiersdorf Indonesia Abhishek Badodekar mengatakan konsistensi dalam urusan produksi Hansaplast menjadi kekuatan utama dari jenama tersebut hingga bisa bertahan sampai saat ini.

"Bagi kami, standar medis bukan sekadar patokan kualitas, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari di pabrik Hansaplast memastikan kesiapan fasilitas dan kapabilitas tim produksi," ucapnya.

Tak hanya itu, pihaknya memastikan selalu mengedepankan keterbukaan informasi mengenai sisi keamanan dan kelayakan setiap produk yang ada.

Hal itu ditunjukkan oleh direksi PT Beiersdorf Indonesia ketika mengajak tim dari Kementerian Kesehatan dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melihat langsung rentetan pembuatan plaster luka di pabrik yang berlokasi di Kabupaten Malang.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026