Madiun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun siap melakukan percepatan penanaman padi di areal persawahan yang tersebar di sejumlah wilayah, dalam upaya untuk mengantisipasi potensi kemarau panjang atau El Nino pada 2026.
Bupati Madiun Hari Wuryanto di Madiun, Selasa, mengatakan bahwa gerakan percepatan tanam padi tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Pertanian sekaligus Gubernur Jawa Timur.
"Gerakan percepatan tanam ini menjadi langkah konkret memperkuat swasembada pangan nasional. Kabupaten Madiun berkomitmen tetap menjadi lumbung pangan Jawa Timur dengan mendukung percepatan tanam padi," katanya.
Menurut dia, sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jatim percepatan tanam padi menjadi salah satu antisipasi menghadapi musim kemarau panjang.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim meminta pemda melalui para petani di tiap kabupaten dan kota segera melakukan penanaman padi setelah panen dilakukan.
Dengan dukungan benih padi genjah, bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang modern, ketersediaan pupuk, serta sistem irigasi yang baik, Kabupaten Madiun menyatakan siap untuk terus mengawal berbagai program kerja Pemprov Jatim dan pemerintah pusat, utamanya mewujudkan kedaulatan pangan berkelanjutan.
"Kabupaten Madiun siap menjadi garda terdepan dalam menjaga surplus beras di Jawa Timur. Dengan segenap arahan dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah provinsi khususnya dalam menjaga stabilitas di tingkat petani agar mereka tetap terjamin saat hasil panennya melimpah," katanya menambahkan.
Berdasarkan data BPS tahun 2026, Kabupaten Madiun dua tahun berturut-turut, yakni 2024 dan 2025, masuk 6 besar produsen beras di Jawa Timur dengan rata-rata produksi mencapai 480.264 ton gabah kering giling (GKG) per tahun.
Selain itu, harga gabah kering panen di tingkat petani saat ini berada di kisaran Rp7.500 hingga Rp7.700 per kilogram dengan produktivitas rata-rata mencapai 6,9 sampai 7,2 ton per hektare. Kondisi tersebut cukup mendorong petani untuk segera melakukan penanaman padi.
Bupati menambahkan dengan luas lahan sawah lebih dari 32.418 hektare, serta didorong sinergisitas lintas sektor, termasuk dukungan TNI-Polri, Pemkab Madiun memastikan target produksi padi tercapai secara optimal dan diharapkan melebihi dari tahun sebelumnya.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026