Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong perluasan jaringan gas bumi (jargas) sebagai upaya meringankan beban energi masyarakat termasuk di wilayah Kota Surabaya, Jawa Timur.
“Target pemerintah tahun ini satu juta pelanggan itu sudah lebih baik dibanding sebelumnya, tetapi kalau memungkinkan jangan hanya satu juta. Kita berharap bisa mencapai tiga juta pelanggan, tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran,” katanya saat meninjau jargas di Banyuurip Lor Surabaya, Jawa Timur, Senin.
Bambang menegaskan, keberadaan jaringan gas bukan hanya bertujuan untuk meringankan beban biaya energi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah mengurangi ketergantungan impor LPG.
Dalam peninjauan tersebut, Bambang memastikan bahwa persoalan tarif yang sempat meningkat signifikan telah berhasil ditangani.
Ia menyebut sebelumnya masyarakat di wilayah tersebut menghadapi kesulitan setelah penggunaan jaringan gas, namun kini telah kembali normal setelah dilakukan koordinasi dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN).
Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap tarif agar masyarakat tetap memperoleh manfaat ekonomi dari jaringan gas.
Menurutnya, jargas harus hadir dengan harga lebih terjangkau dibanding LPG, sehingga dapat membantu daya beli warga serta mendukung sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Ia menambahkan, penggunaan jargas diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan efisiensi konsumsi gas rumah tangga di berbagai daerah.
Area Head Surabaya PT PGN Tbk Arief Nurrachman menegaskan tidak ada lonjakan tagihan seperti yang dikeluhkan warga, namun ada kelebihan pemakaian oleh pelanggan kategori rumah tangga.
Setelah ditelusuri, warga yang bersangkutan rupanya memiliki usaha membuat lontong, sehingga tagihan gas bumi melebihi batas pemakaian pelanggan rumah tangga. Oleh karena itu, PGN menyarankan untuk pindah segmen pelanggan kecil.
"Karena kalau pelanggan rumah tangga, itu Rp6.000 per kubik, sedangkan untuk pelanggan kecil atau UMKM, sebesar Rp4.500 per kubik," tuturnya.
Hingga saat ini, jumlah pelanggan gas bumi segmen rumah tangga di Surabaya mencapai 60 ribu.
Anggota DPR dorong percepatan perluasan jaringan gas
Senin, 5 Januari 2026 16:01 WIB
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono (berkopyah) saat meninjau jaringan gas di Banyuurip Lor, Surabaya, Senin (5/1). (ANTARA/ Faizal Falakki)
Kita berharap bisa mencapai tiga juta pelanggan, tentu disesuaikan dengan kemampuan anggaran
