Situbondo (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang yang membawahi Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyebut tidak ada lonjakan penumpang pada momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada lintasan Jangkar-Madura dan Jangkar-Lembar (Lombok/NTB).
"Jadi, sejak awal libur Natal dan tahun baru untuk di lintasan Pelabuhan Jangkar ke beberapa pulau di Kabupaten Sumenep, Madura, termasuk Jangkar ke Lembar tidak ada peningkatan penumpang," kata Supervisor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang membawahi Pelabuhan Jangkar, Situbondo, Slamet Santoso di Situbondo, Rabu.
Menurut dia, sejauh ini jumlah penumpang kapal feri rute Jangkar-Kalianget, Jangkar-Sapudi, Jangkar-Raas, Jangkar-Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, masih landai seperti hari-hari biasa.
Penyeberangan lintas Jangkar-Lembar, kata Slamet, masih tetap didominasi kendaraan besar atau truk dan tidak ada lonjakan signifikan.
"Kalau lintasan Jangkar-Lembar saat ini dilayani satu armada kapal, yakni KMP Trimas Laila, dengan kapasitas kapal mengangkut 21 unit truk," ujar dia.
Slamet menjelaskan, sebelumnya rute Jangkar-Lembar dilayani dua kapal, selain KMP Trimas Laila juga KMP Jambo.
"Namun KMP Jambo sudah lama menjalani perawatan atau perbaikan untuk kepentingan keselamatan pelayaran," kata dia.
Slamet menyampaikan bahwa selama libur Natal dan tahun baru penumpang kapal rute beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep dan Lembar, sama seperti hari-hari biasa.
"Memang setiap tahun di Pelabuhan Jangkar saat momen libur Natal dan tahun baru tidak pernah terjadi lonjakan penumpang. Tapi saat Lebaran dan hari keagamaan lainnya peningkatan penumpang cukup signifikan," kata dia.
Informasi dihimpun ANTARA, tercatat ada tiga kapal motor penyeberangan yang melayani lintasan Jangkar-Madura, yakni KMP Dharma Kartika, KMP Wicitra Dharma I, serta KMP Munggiyango Hulalo
Sedangkan kapal yang beroperasi di lintasan Jangkar-Lembar dilayani kapal penyeberangan Ro-Ro, yakni KMP Trimas Laila.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026