Situbondo (ANTARA) - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memfasilitasi ratusan orang santri asal Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, menggunakan Kapal Negara (KN) Masalembo untuk kembali ke pondok pesantren di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
Ratusan orang santri laki-laki dan santri perempuan termasuk pendamping santri diangkut menggunakan KN Masalembo dari Pulau Raas menuju Pelabuhan Jangkar, Situbondo, pada Minggu.
"Melalui Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, Kementerian Perhubungan menghadirkan KN Masalembo untuk membantu mobilisasi penumpang, khususnya santri dari kepulauan di Kabupaten Sumenep," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelasa IV Panarukan, Situbondo, Herland Aprilyanto di Situbondo, Senin.
Dia menyampaikan kehadiran KN Masalembo itu menjadi bentuk nyata komitmen Kemenhub dalam memberikan pelayanan transportasi laut yang aman, tertib dan lancar selama periode arus balik Lebaran 2026.
Selain itu, lanjut Herland, pengoperasian KN Masalembo ini diharapkan pula mampu mempercepat pergerakan santri serta mengurangi kepadatan penumpang yang kerap terjadi di Pulau Raas.
"Dengan dukungan armada tambahan KN Masalembo ini diharapkan distribusi penumpang dapat berjalan lebih optimal, sehingga tercipta kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi laut," ujar dia.
Herland merinci pada H+8 Lebaran 2026 KN Masalembo mengangkut sebanyak 49 pendamping santri laki-laki, 56 santri laki laki, dan 16 anak-anak, kemudian sebanyak 25 pendamping santri perempuan, 32 santri perempuan dan 12 anak-anak dengan.
"Tadi KN Masalembo bertolak dari Pelabuhan Raas pada pukul 11.40 WIB dan tiba di Pelabuhan Jangkar pada pukul 15.40 WIB. Ini untuk mendukung kelancaran arus mudik/balik Lebaran," ujar dia.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026