Surabaya (ANTARA) - Eskulin meluncurkan program aktivasi Kelas Wangi di sekolah untuk mendukung kepercayaan dan ekspresi diri termasuk mengeksplorasi personal branding para siswa.
"Program ini juga memasukkan passion project dan coaching clinic sehingga siswa dapat belajar tentang konten kreatif, personal branding, dan eksplorasi minat," kata Group Brand Manager Eskulin Marcheila di Surabaya, Kamis.
Program ini menghadirkan pengalaman personal dan interaktif melalui fragrance personality test dan Rapot Wangi dari hasil personalisasi wangi berdasarkan kepribadian dan aktivitas siswa, serta aktivitas kreatif.
Program School to School Kelas Wangi 2025 tiga kota di Provinsi Jawa Timur dan lima sekolah termasuk SMK Ketintang Surabaya lantaran Eskulin ingin membidik gen Z sebagai target pasar.
Berdasarkan riset Populix (2024), sebanyak 87 persen Gen Z dan Milenial Indonesia rutin menggunakan produk skincare lokal serta memilih produk yang memiliki functional benefits seperti hidrasi dan kenyamanan kulit.
"Eskulin terus berkomitmen membantu perempuan Indonesia mengekspresikan diri melalui keharuman yang segar, menyenangkan, dan penuh percaya diri," katanya.
Melalui Kelas Wangi, Eskulin berharap dapat memperkuat positioning sebagai brand pewangi remaja dengan melakukan reintroduksi produk yang relevan untuk aktivitas sekolah.
Program ini diharapkan menghadirkan pengalaman personal yang berarti, kreatif dan menarik sekaligus menjadi ruang aman bagi siswa untuk mengeksplorasi diri, memahami karakter melalui keharuman, dan menumbuhkan kepercayaan diri dalam mengekspresikan identitas mereka.
Eskulin juga berharap inisiatif ini menjadi awal dari kerja sama jangka panjang dengan sekolah-sekolah di Indonesia sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung perkembangan generasi muda.
Kepala Sekolah SMK Ketintang Surabaya Agung Nugroho menilai kegiatan itu mampu membuka ruang bagi siswa untuk mengenal diri, mengekspresikan kreativitas, serta membangun rasa percaya diri dalam suasana yang menyenangkan dan relevan.
"Program seperti ini sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang percaya diri dan peduli pada penampilan diri sebagai bagian dari penghargaan diri dan persiapan dalam menuju jenjang selanjutnya," ujar Agung.
