Madiun (ANTARA) - Pertamina dan Hiswana Migas bersama Dinas Perdagangan Kota Madiun, Jawa Timur melakukan pengecekan kualitas bahan bakar minyak (BBM) di SPBU setempat menindaklanjuti keluhan masyarakat akan kualitas pertalite yang diduga menyebabkan motor bermasalah.
Sales Branch Manager Kediri III Fuel PT Pertamina Patra Niaga Agung Dwi Hanggara di Madiun, Kamis mengatakan pengecekan salah satunya dilakukan di SPBU Jalan Yos Sudarso Kota Madiun. Pengecekan dilakukan pada tangki pendam bawah tanah yang digunakan menyimpan BBM baik jenis pertalite maupun pertamax. Petugas melakukan uji pasta air dan minyak terhadap BBM di tangki pendam tersebut.
"Pasta ini jika ada kandungan air di dalamnya, maka ini akan berubah menjadi warna merah atau pink. Sementara, pada hasil pengecekan ini warnanya tetap. Sehingga, bisa disimpulkan kalau tidak ada air di dalamnya," ujar Agung kepada wartawan.
Pengecekan juga dilakukan pada dispenser pengisian BBM untuk kendaraan bermotor. Tidak hanya kualitas BBM, pemeriksaan juga dilakukan pada kuantitas BBM. Tim dari UPT Metrologi Kota Madiun turut meninjau takaran BBM harus sesuai standar.
"Ini juga bisa dilihat takaran BBM masih sesuai dengan standar yang ditetapkan Pertamina. Juga disini bisa dilihat tidak ada kandungan air dari BBM yang keluar dari mesin pompa. Juga bisa diukur untuk suhu dan massa BBM ini," katanya.
Pihaknya membetulkan bahwa inspeksi atau pengecekan tersebut untuk menindaklanjuti terkait keresahan konsumen soal isu-isu produk pertalite maupun pertamax di SPBU Pertamina.
Ia memastikan bahwa Pertamina akan rutin melakukan pengecekan di setiap SPBU agar terjamin kualitas dan kuantitas BBM yang dibeli masyarakat.
"Hasilnya tadi Alhamdulillah untuk semua produk tidak ada kadar air maupun takaran masih sesuai aturan. Pengecekan ini untuk memastikan tidak ada perubahan di kandungan pada produk BBM," katanya.
Ketua Hiswana Migas Madiun Agus Wiyono mengatakan pihaknya meminta pengelola SPBU untuk memastikan proses distribusi hingga bongkar muat BBM dilakukan sesuai prosedur. Selain itu, juga selalu dilakukan uji sampel BBM agar kualitas dan kuantitas sesuai standar.
Pertamina juga meminta agar masyarakat yang mengalami keluhan kendaraan bermotor usai mengisi BBM di SPBU untuk mengisi pengaduan atau menghubungi call center 135. Pertamina juga meminta SPBU memastikan pelayanan sesuai dengan SOP dan aturan.
