Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur sekaligus Ketua Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim, Bambang Haryo Soekartono, menargetkan juara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2025 di Kudus.
"Kami optimis bahwa IPSI Jatim mampu mempertahankan tradisi juara. IPSI Jatim kini memiliki basis kuat dengan kehadiran di hampir 30 kabupaten/kota di Jawa Timur," kata pria yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ini saat mengunjungi Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) atlet pencak silat dan tarung derajat, di Surabaya, Senin.
Dirinya menargetkan IPSI Jatim bisa meraih tiga hingga lima emas. Hal ini berdasarkan hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior yang mampu meraih terbaik kedua,. Bahkan salah satu atlet Jatim adalah juara dunia di India.
Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan moral sekaligus evaluasi menjelang persiapan PON Bela Diri 2025.
Kehadiran Bambang Haryo disambut antusias para atlet dan pelatih yang tengah fokus menjalani latihan intensif.
Ia menegaskan pentingnya dukungan langsung dari pengurus induk olahraga dalam menjaga semangat juang para atlet menjelang kompetisi besar.
Sebagai Ketua Umum Kodrat Jatim, Bambang juga menyoroti capaian positif dalam ajang POMNAS, di mana timnya berhasil finis di posisi kedua dengan perolehan empat emas dan empat perak.
Untuk menghadapi PON Bela Diri 2025, ia menargetkan enam medali emas bagi tim Kodrat Jatim.
“Insya Allah bisa tercapai. Kami mendapat kuota 10 atlet dari KONI, tinggal restu dan doa masyarakat Jawa Timur agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, M. Nabil, menilai langkah IPSI dan Kodrat Jatim bisa menjadi contoh positif bagi cabang olahraga (cabor) lain.
“Semoga langkah IPSI dan Kodrat ini bisa menjadi teladan bagi cabor lain, agar rutin turun ke lapangan, memberi evaluasi, dan memotivasi atlet,” ujar Nabil.
Nabil menambahkan, Puslatda merupakan momentum penting untuk mengukur kesiapan atlet menjelang PON 2028.
Ia juga menyoroti capaian di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) lalu dengan torehan dua emas dan empat perak sebagai bahan evaluasi menuju target yang lebih tinggi.
Dirinya berharap atlet Jawa Timur bisa memberikan hasil terbaik dan mendulang banyak emas ditengah waktu persiapan yang cukup singkat.
