Lamongan (ANTARA) - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meminta peran organisasi wanita untuk fokus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

"Organisasi wanita adalah mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga. Perannya penting dalam mencetak generasi unggul, berdaya saing, dan berakhlak," katanya saat menjadi tuan rumah pertemuan rutin organisasi wanita se-Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro di Lamongan, Jawa Timur, Kamis. 

Ia menjelaskan keluarga merupakan dasar pembentukan karakter anak sekaligus kunci utama dalam melahirkan generasi tangguh. Hal itu selaras dengan misi kedua Pemkab Lamongan tahun 2025 yakni mewujudkan SDM unggul dan responsif terhadap perubahan zaman.

Selain itu, dia juga mengapresiasi capaian Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Lamongan yang berhasil menurunkan angka stunting dari 27,05 persen pada 2022 menjadi 6,9 persen pada 2024.

"Prestasi ini membuktikan kontribusi nyata organisasi wanita dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.

Menurut dia, organisasi wanita ke depan tidak hanya berfokus pada penguatan ketahanan keluarga, tetapi juga berperan dalam penanganan gizi, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, literasi generasi muda, serta pendidikan karakter.

Sementara itu, Koordinator TP PKK Bakorwil II Bojonegoro Yuan Erma Agung Subagyo menyampaikan beberapa program organisasi wanita Jatim empat bulan ke depan. 

Program tersebut yakni optimalisasi Program Hatinya PKK dan Tanaman Obat Keluarga (Toga), pengembangan UMKM melalui pameran produk lokal, serta sosialisasi program perumahan dan perbaikan lingkungan.

Pada pertemuan rutin yang dihadiri organisasi wanita seperti PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan Perwosi itu juga dimeriahkan penampilan musik religi, angklung, serta partisipasi pelaku industri kreatif dan UMKM Lamongan.



Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026