Surabaya (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) meningkatkan layanan akun virtual bekerja sama dengan PT Sentra Finansial Teknologi (SFT).
Kedua belah pihak menandatangani perjanjian kerja sama terkait layanan akun virtual terintegrasi dengan sistem aplikasi Edufin dan juga penandatanganan nota kesepahaman terkait layanan jasa keuangan di bidang pendidikan.
"Kerja sama ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses pembayaran biaya pendidikan bagi mahasiswa di institusi yang menggunakan Edufin," kata Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo melalui keterangan tertulis di Surabaya, Selasa.
Saat ini lebih dari 400 instansi pendidikan telah beralih ke cashless menggunakan layanan Edufin dan telah memproses lebih dari 1 juta transaksi pembayaran dengan nilai transaksi (GMV) lebih dari 3,3 triliun rupiah per tahun.
Winardi optimistis sinergi layanan akun virtual terintegrasi ini akan memberi banyak manfaat positif bagi kedua belah pihak, seperti kemudahan pembayaran dan efisiensi administrasi karena setiap transaksi akan tercatat secara otomatis dan real-time.
Menurutnya potensi yang bisa dikembangkan Bank Jatim dengan SFT cukup banyak.
Antara lain peluang optimalisasi pelayanan serta pengelolaan dana di lingkungan universitas-universitas mitra SFT sehingga diharapkan dapat meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) Bank Jatim terutama Giro.
Kemudian terdapat 81 perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa sekitar 100.611 yang telah bermitra dengan SFT di wilayah Jawa Timur sehingga dapat berpotensi menambah kerja sama sebagai mitra dengan Bank Jatim.
Selain itu potensi pemberian fasilitas kredit multiguna (KMG) bagi seluruh pegawai di universitas mitra SFT.
Winardi mengungkapkan kolaborasi ini juga membuktikan bahwa Bank Jatim turut menjadi bagian dalam upaya membangun ekosistem pembayaran digital inklusif di dunia pendidikan.
”Kami harap fasilitas akun virtual Bank Jatim dapat semakin mempermudah pembayaran iuran pendidikan yang dilakukan oleh mahasiswa maupun pihak-pihak terkait,” ucapnya.
