Surabaya (ANTARA) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Timur menargetkan meraih 5 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi dan 62 kursi DPRD Kabupaten dan kota pada Pemilu 2029.
"Targetnya meraih 5 kursi DPRD Provinsi dan 62 kursi DPRD kota Se Jawa Timur pada Pemilu 2029," kata Ketua DPD Partai Hanura Jawa Timur, Sumarzen Marzuki, di Surabaya, Sabtu.
Selain itu juga menargetkan pada Pemilu 2029 partainya mampu meraih 4 persen suara dari jumlah pemilih di Jawa Timur yang jumlahnya sekitar 31 juta.
Dirinya juga akan membentuk 666 Pengurus Anak Cabang di seluruh provinsi ini, termasuk membentuk pengurus ranting di tingkat kelurahan atau desa.
Sumarzen juga akan mengajak kembali para tokoh dan kader Hanura yang sempat keluar dan berada di partai lain.
Sementara itu Ketua Umum DPP Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) melantik sebanyak 65 orang pengurus DPD Partai Hanura Jawa Timur periode 2025-2030 di Hotel Shangri-La Surabaya, Jumat (12/9) malam.
Dirinya meminta pembentukan pengurus hingga ditingkat ranting di Jawa Timur bisa selesai pada 2026.
“Kalau tidak mampu, otomatis akan saya ganti. Menjadi pengurus itu harus memperhatikan kepentingan rakyat yang kita janjikan. Jangan ada dusta di antara kita,” ujar OSO.
Dalam sambutannya, oso menilai Jawa Tj.ur merupakan daerah yang panas dan mampu meningkatkan semangat juang para kader.
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tokoh perjuangan nasional yang lahir dari Jawa Timur.
OSO juga berpesan ke kader agar mengawal program pemerintahan Prabowo Subinto-Gibran Rakabuming Raka hingga Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Jatim.
Usai pelantikan, Hanura menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional yang diikuti 189 anggota DPRD dari 11 provinsi di Hotel Shangri-La, Surabaya, 12-14 September 2025.
Bimtek Nasional Hanura 2025 digelar serentak di tiga kota, yakni Surabaya, Medan, dan Makassar diikuti total 525 anggota DPRD Hanura seluruh Indonesia.
Surabaya menjadi lokasi pertama, dilanjutkan Medan pada 19-21 September, dan terakhir Makassar pada 26-28 September 2025.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi teknis, pemahaman, serta keterampilan praktis para anggota legislatif Hanura agar lebih optimal dalam menjalankan fungsi representasi rakyat.
