Mojokerto (ANTARA) - Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur menjadikan keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) sebagai pilar penggerak ekonomi kerakyatan yang ada di kota setempat.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin mengatakan salah satu upaya untuk menjadikan KKMP sebagai pilar penggerak ekonomi kerakyatan adalah dengan menggelar berbagai pelatihan.

"Pelatihan ini diikuti 38 orang pengawas dan pengurus KKMP se-Kota Mojokerto," kata dia.

Ia menambahkan, dalam kesempatan tersebut diberikan pelatihan pemahaman dasar perkoperasian dan penyusunan proses bisnis koperasi yang digelar di Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra, Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari.

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita itu menyampaikan KKMP harus menjadi sektor bisnis yang berkembang dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Ini adalah komitmen kami, bagaimana memfasilitasi dan mendorong koperasi ini sebagai sektor bisnis yang harus berkembang dan menjadi penggerak ekonomi kerakyatan," ujarnya.

Sebelumnya, Pemkot Mojokerto juga telah memfasilitasi penyusunan Rencana Kerja dan RAPD, serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Operasional Manajerial (SOM) untuk memperkuat tata kelola koperasi.

Lebih lanjut, Ning Ita menegaskan bahwa KKMP di Kota Mojokerto harus sesuai amanat Inpres Nomor 9, yakni benar-benar menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang transformatif.

“Kami ingin KKMP di Kota Mojokerto benar-benar seperti amanah yang ada di dalam Inpres 9, menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang transformatif secara kolektif,” tuturnya.

Saat ini, 18 KKMP yang ada di Kota Mojokerto masih berfokus pada perdagangan bahan kebutuhan pokok.

Namun, Ning Ita menilai peluang pengembangan sangat terbuka, mulai dari menggandeng pelaku usaha produk unggulan Kota Mojokerto sebagai anggota, hingga kolaborasi dengan KKMP di daerah lain.

“Meskipun saat ini masih berfokus pada sembako, tapi ke depan banyak sekali peluang yang bisa dikembangkan, seperti bekerjasama dengan KKMP dari luar kota maupun dengan pelaku UMKM unggulan di Mojokerto,” katanya.

Tak hanya itu, Pemkot Mojokerto juga berencana memfasilitasi anggota KKMP agar bisa masuk dalam e-katalog, sehingga berkesempatan menjadi pemasok kebutuhan pemerintah daerah.

Dengan berbagai langkah tersebut, Ning Ita berharap KKMP benar-benar mampu menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026