Mojokerto (ANTARA) - Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat edukasi pola makan sehat sejak dini kepada pelajar melalui programBeragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dalam kegiatan B2SA Goes To School yang digelar di SMP di Mojokerto, Rabu.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari di Mojokerto memberikan edukasi kepada siswa terkait pentingnya memilih makanan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.
Ia menjelaskan bahwa penerapan pola makan B2SA tetap penting, meskipun saat ini ada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Melalui program B2SA, kami ingin anak-anak memahami pentingnya makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sebagai bekal kesehatan mereka sejak dini.” tutur Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita juga mengimbau para pelajar agar lebih bijak dalam menggunakan uang jajan dan mengingatkan bahwa pilihan makanan sehari-hari akan berdampak besar pada kesehatan tubuh.
“Gunakan uang jajan untuk memilih makanan yang sehat dan aman, bukan hanya yang enak di lidah tetapi juga baik bagi tubuh,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ning Ita menekankan bahwa apa yang dikonsumsi sehari-hari sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak dan fisik anak. Karena itu, kebiasaan memilih makanan sehat perlu ditanamkan sejak dini sebagai bekal masa depan.
“Apa yang masuk ke dalam tubuh akan sangat mempengaruhi fungsi otak dan fisik, sehingga penting bagi anak-anak untuk memilih makanan sehat demi masa depan mereka,” tuturnya.
Melalui program ini, Pemkot Mojokerto berharap dapat membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Kami berharap anak-anak Kota Mojokerto tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan mampu mewujudkan cita-cita sebagai generasi emas di masa depan,” tuturnya.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026