Mojokerto (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memberikan pelatihan soal tanaman pangan dan hortikultura kepada gabungan kelompok tani di wilayah setempat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menjelaskan ketahanan pangan merupakan program prioritas nasional yang harus didukung seluruh daerah, termasuk Kota Mojokerto, meskipun memiliki keterbatasan lahan pertanian.
“Karena ketahanan pangan ini merupakan prioritasnya Bapak Presiden Prabowo, jadi di semua daerah, tidak peduli kota sekalipun, tetap wajib untuk ikut mendukung program ketahanan pangan,” ucapnya di dalam pelatihan yang diikuti oleh 75 petani padi dan 50 petani jeruk, di Mojokerto, Jawa Timur, Senin.
Ia menjelaskan, Pemkot Mojokerto telah melakukan berbagai langkah konkret untuk mendukung program ketahanan pangan, di antaranya melalui program Luas Tambah Tanam (LTT).
Selain itu, juga dilakukan pendampingan pertanian yang berdampak pada peningkatan produktivitas hasil panen serta menyalurkan bantuan kepada petani berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), subsidi pupuk, serta pestisida.
“Kalau yang sebelumnya per hektare itu hanya kisaran 6,5 ton, Alhamdulillah sudah beberapa kali panen Insya Allah mulai tahun 2025 kemarin sudah 8,2 ton per hektarnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sektor hortikultura sebagai bagian dari integrasi pertanian dengan pariwisata, khususnya di kawasan bantaran Kali Ngotok.
Ia menambahkan bahwa peran masyarakat sangat penting dalam memanfaatkan peluang ekonomi dari berbagai kegiatan yang diselenggarakan pemerintah, khususnya di wilayah barat Kota Mojokerto.
“Ke depan saya akan terus berkomitmen untuk membuat kegiatan-kegiatan di wilayah barat. Jadi tolong kesempatan itu juga dimanfaatkan semaksimal mungkin," ucapnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto Novi Rahardjo menyampaikan pelatihan ini merupakan bagian dari program penyuluhan pertanian.
Pihaknya menyiapkan berbagai materi mulai dari strategi pengembangan tanaman pangan dan hortikultura perkotaan, hingga antisipasi dan mitigasi terkait hidrometeorologi.
“Kemudian untuk bahan ajar kami juga akan mendukung teman-teman itu mulai dari rodentisida, insektisida, bibit cabai dan beberapa penangkal hama lainnya,” kata Novi.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.