Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pengendara ojek daring (ojol) bersama masyarakat di Kota Malang, Jawa Timur melaksanakan aksi solidaritas di Alun-Alun Merdeka, Jumat, sebagai respon terhadap peristiwa tewasnya seorang pengemudi bernama Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis Brimob, pada Kamis (28/8).
Salah seorang pengendara ojol yang mengikuti aksi solidaritas bernama Jonianto, meminta kasus yang terjadi saat aksi unjuk rasa di Jakarta diusut tuntas.
"Kami menginginkan kejadian tersebut diusut tuntas, khususnya siapa yang melakukan itu. Dia sudah menabrak dan melindas," kata Jonianto.
Tak hanya itu, upaya penyelidikan pun diharapkannya bisa dijalankan secara transparan dan seadil-adilnya.
"Bukan hanya meminta maaf," ucap dia.
Berdasarkan pantauan ANTARA, aksi solidaritas yang berjalan di Kota Malang diawali oleh pembagian bunga mawar putih kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitaran Alun-Alun Merdeka, Kota Malang.
Salah seorang pengendara ojol bernama Yulia mengatakan pembagian bunga merupakan bentuk simpati dan solidaritas antar masyarakat terhadap peristiwa yang menimpa Affan.
"Tujuannya pembagian bunga ini untuk solidaritas. Kami turut berduka cita," kata dia.
Setelah membagikan bunga, para pengendara ojol melaksanakan aksi long march, dimulai dari Alun-Alun Merdeka, Kayutangan Heritage di Jalan Basuli Rahmat, kawasan Alun-Alun Tugu atau Balai Kota Malang, dan kembali lagi ke titik kumpul di Alun-Alun Merdeka.
Para massa aksi yang jumlahnya sekitar seribuan orang saling berkumpul di area pusat Alun-Alun Merdeka.
Perwakilan massa aksi silih berganti menyuarakan tuntutan melalui mimbar bebas. Mereka juga menyoroti peristiwa meninggalnya Affan Kurniawan
Setelah kegiatan itu berakhir, tepatnya sekitar pukul 17:20 WIB pengendara ojol bersama masyarakat menyalakan lilin dan menyelenggarakan doa bersama.
Secara keseluruhan aksi di Kota Malang berjalan dengan aman dan tertib. Sekitar pukul 18:00 WIB beberapa massa aksi mulai meninggal lokasi aksi solidaritas.
