Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Lumajang bersama ratusan pengemudi ojek online (ojol) menggelar shalat ghaib dan doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan di Masjid Agung KH. Anas Machfudz Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu.
Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, Wakapolres Kompol A Risky Fardian Caropeboka, Pejabat Utama dan anggota Polres Lumajang, serta ratusan pengemudi ojol dari berbagai komunitas hadir dalam kegiatan tersebut.
"Kegiatan itu menjadi bentuk solidaritas, kepedulian sosial, serta penghormatan terakhir kepada almarhum Affan Kurniawan," kata Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar.
Ia juga menyampaikan doa agar almarhum Affan diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
"Kami semua merasa kehilangan yang mendalam. Semoga almarhum ditempatkan di surga Allah SWT, dan keluarganya diberi kekuatan serta kemudahan dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.
Ia mengatakan kegiatan doa bersama tersebut juga menjadi simbol kebersamaan antara polisi dan masyarakat, khususnya komunitas pengemudi ojek online di Lumajang.
"Kami ikut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Namun demikian, proses hukum tetap kami serahkan kepada aturan yang berlaku," katanya.
Alex berharap masyarakat yang melakukan unjuk rasa dan aksi solidaritas menjaga kondusifitas, tetap beraktivitas dengan baik, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang merugikan.
Perwakilan dari Komunitas Paguyuban Ojek Online Lumajang Imam Rofii menjelaskan bahwa shalat ghaib itu merupakan cara komunitas ojol menunjukkan simpati dan solidaritas.
"Kami sebagai pengemudi ojek online menunjukkan simpati, solidaritas dan ikut mendoakan almarhum yang tertimpa musibah," ujarnya.
Ia juga berharap agar kasus tersebut diusut secara tuntas secara transparan oleh pihak kepolisian dan mudah-mudahan tidak terulang kembali karena nyawa adalah salah satu yang tidak bisa ditukarkan dengan uang.
Sementara itu, salah satu driver ojol, Denny Mariana berharap agar situasi di Lumajang tetap aman sehingga para dapat bekerja dengan tenang dan aman.
"Kami fokus bekerja untuk keluarga. Semoga Lumajang tetap tertib dan aman, agar aktivitas kami sehari-hari sebagai pengemudi ojek online berjalan lancar," katanya.
