Kediri (ANTARA) - Pabrik Gula Ngadirejo Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menargetkan mampu menggiling tebu sebanyak 10,6 juta kuintal pada musim giling 2026, lebih tinggi ketimbang musim giling 2025 mencapai 10 juta kuintal tebu.

General Manager PG Ngadiredjo Kabupaten Kediri Wayan Mei Purwono, Rabu mengemukakan, untuk target giling 2026 ini memang sudah ditetapkan dan saat ini sedang persiapan. Perusahaan menyerap ribuan tenaga kerja dari Kabupaten Kediri terutama saat musim giling tiba.

"Pabrik gula ini juga membantu ribuan petani tebu di Kediri. Sehingga, perekonomian warga Kabupaten Kediri sangat terbantu dengan adanya PG Ngadiredjo," katanya di Kediri.

Dirinya mengungkapkan, PG Ngadiredjo Kediri mempunyai kapasitas giling 6.500 ton tebu per hari. Untuk satu musim giling 2025, PG Ngadiredjo Kediri mampu menggiling 10 juta kuintal tebu dengan realisasi hasil gula 71 ribu ton

Sementara itu, untuk target giling di 2026, PG Ngadiredjo akan menggiling tebu sebanyak 10,6 juta kuintal dengan rendemen 7,8 persen dan hasil 76 ribu ton gula.

Pihaknya juga sudah menjalin hubungan baik dengan mitra petani sehingga saat musim giling nantinya bisa lebih maksimal.

Perusahaan ingin agar bahan baku dari petani nantinya didapatkan dengan kualitas terbaik. Petani juga mendapatkan untung dan perusahaan pun juga bisa terealisasi target.

Selain itu, dirinya juga menyebut perusahaan juga rutin melakukan aksi sosial sebagai tanggung jawab pada masyarakat sekitar. Program Corporate Social Responsibility (CSR) diprioritaskan pada warga di ring satu dekat dengan perusahaan.

Kegiatan CSR yang dilakukan di antaranya pembagian paket bahan pokok, pengobatan gratis, sunatan masal, donor darah, serta pelatihan wirausaha pada pemuda di sekitar pabrik.

“CSR sudah menjadi program prioritas kami dan rutin kami sampaikan pada masyarakat,” ujar Wayan Mei.

Perusahaan, kata dia, juga menggelar pasar murah yang bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri di beberapa Kecamatan. Program tersebut diharapkan bisa membantu warga.

"Dengan pasar murah ini membantu meringankan kebutuhan masyarakat," kata dia.

Ia berharap dalam persiapan musim giling 2026 ini, bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan target baik menggiling tebu hingga rendemen.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026