Surabaya (ANTARA) - Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Yona Bagus Widyatmoko meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya lebih aktif dalam upaya mencegah konflik antarwarga menyusul peristiwa tawuran pada Minggu (24/8).
Pria yang akrab disapa Cak Yebe itu, di Surabaya, Jawa Timur, Senin mengatakan bahwa bentrokan di Jalan Embong Malang pada Minggu dini hari tersebut seharusnya bisa diantisipasi lebih awal.
"Bakesbangpol harus lebih aktif melakukan deteksi dini. Kalau ada tanda-tanda gesekan, segera koordinasi dengan aparat dan tokoh masyarakat sebelum meledak jadi konflik,” kata Cak Yebe.
Dia menegaskan pemerintah tidak cukup hanya hadir saat konflik terjadi karena pencegahan jauh lebih penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan jalanan kota tetap aman bagi semua orang.
“Pemerintah kota melalui Bakesbangpol harus mampu jadi jembatan netral, memfasilitasi dialog supaya masyarakat tidak main hakim sendiri," ujarnya.
Ia juga mengingatkan, peristiwa tawuran antara dua kelompok di Jalan Embong Malang dimana massa juga membawa senjata tajam hingga balok kayu tersebut terjadi di saat Pemkot Surabaya sedang gencar melakukan sosialisasi Kampung Pancasila melalui BPBD sebagai leading sector.
Menurut dia, kondisi ini menjadi ironi ketika semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) sedang digerakkan untuk menyosialisasikan Kampung Pancasila yang bertujuan memperkuat ideologi, kerukunan, dan karakter masyarakat, tapi di sisi lain konflik justru masih muncul di jalanan.
"Satu sisi kita sedang berusaha membangun Kampung Pancasila yang rukun dan guyub. Tapi di sisi lain, tawuran di pusat kota menunjukkan masih lemahnya deteksi dini dan pembinaan masyarakat," tutur dia.
Menurut dia, Surabaya adalah kota melting pot yang dihuni berbagai suku dan latar belakang, sehingga rentan terjadi perselisihan jika tidak dikelola dengan baik.
Oleh karena itu, dia menegaskan pentingnya merawat karakter Arek Suroboyo yang guyub dan kompak sebagai modal sosial.
"Surabaya ini kota terbuka, semua ada di sini. Justru dengan karakter Arek Suroboyo yang guyub, kita bisa tunjukkan bahwa keberagaman itu bisa jadi modal kekuatan, bukan sumber konflik," katanya.
DPRD Surabaya minta Bakesbangpol perkuat deteksi dini cegah konflik
Senin, 25 Agustus 2025 15:58 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko. ANTARA/indra Setiawan
