Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meneguhkan dedikasi 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur 2025 untuk Merah Putih.

“Alhamdulillah baru saja kita mengikuti Pengukuhan Paskibraka Tahun 2025 untuk peringatan HUT ke-80 RI. Insya Allah tugas mulia ini saudara laksanakan besok pagi tanggal 17 Agustus 2025 dan besok sore saat penurunan bendera,” kata Gubernur Khofifah pada pengukuhan Paskibraka di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu.

Ia mengatakan menjadi Paskibraka merupakan tugas mulia. Tugas yang menjadi sebuah penghormatan bagi anak-anak semua juga bagi keluarga yang mengantarkan putra-putrinya sebagai kader bangsa seperti yang telah diucapkan dalam Ikrar. Untuk itu dia meminta untuk melaksanakan tugas dengan baik.

Menurut Khofifah, anggota Paskibraka mendapat kepercayaan, amanat, dan kehormatan dari pemerintah untuk mengibarkan bendera pusaka, sehingga harus menjaga dedikasi terbaik serta membangun karakter kuat dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

“Kita melihat ananda Elysia Khansa sebagai Pemimpin Upacara yang sudah disiapkan dengan sangat baik. Ini adalah proses membangun niat dan komitmen bersama bahwa kita ingin membangun negeri ini dengan baik,” ujarnya.

Kepada orang tua anggota Paskibraka, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan serta memohon doa demi kelancaran pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025.

“Terima kasih kepada semua orang tua yang sudah berkesempatan hadir hari ini. Mohon doa panjenengan. Mudah-mudahan putra putri panjenengan yang mendapatkan tugas sebagai anggota Paskibraka Provinsi Jatim bisa menjalankan amanah dengan tanggung jawab, baik, dan lancar,” katanya.

Gubernur menyampaikan selamat bertugas kepada para anak-anak dan menambahkan bahwa pihaknya akan turut mendampingi proses yang akan dilaksanakan esok hari.

Ia juga memohon agar anak-anak didampingi dengan doa, sehingga dapat meraih kesuksesan dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026