Situbondo (ANTARA) - Arus lalu lintas di jalur pantura kawasan Taman Nasional Baluran Situbondo, Jawa Timur, yang menghubungkan Jawa-Bali di pelabuhan mulai lancar setelah sekitar tujuh jam macet akibat antrean bongkar muat di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan menjelaskan bahwa kemacetan di jalur pantura Situbondo-Banyuwangi diperparah adanya truk kontainer mogok di jalan menanjak di perbatasan Situbondo-Banyuwangi, yakni di Kecamatan Wongsorejo (Banyuwangi).
"Kemacetan jalur Situbondo-Banyuwangi terjadi sejak pukul 9:00 WIB dan pada pukul 16:00 WIB mulai lancar setelah anggota Polsek Wongsorejo memaksa menarik truk kontainer yang mogok di jalan menanjak perbatasan Situbondo-Banyuwangi," katanya saat dihubungi di Situbondo, Kamis.
Sebelumnya, jalur pantura di kawasan Taman Nasional Baluran Situbondo macet total, bahkan kemacetan mencapai sekitar 39 kilometer dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) hingga hutan Baluran Situbondo.
Informasi dihimpun ANTARA, selain akibat antrean panjang bongkar muat kendaraan logistik penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, kemacetan jalur pantura juga diduga karena ditutupnya jalur Gumitir (Jember-Banyuwangi).
Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember-Banyuwangi ditutup total mulai hari ini hingga dua bulan ke depan untuk kegiatan perbaikan longsoran di jalur tersebut, sehingga arus lalu lintas menuju Banyuwangi dialihkan melewati jalur pantura Situbondo.
