Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Bantuan langsung tunai (BLT) untuk 1.625 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dipastikan cair pada bulan ini setelah sempat tertunda akibat kendala administrasi.
Kepala Dinas Sosial Tulungagung Wahiyd Masrur, Selasa, mengatakan keterlambatan penyaluran disebabkan belum terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar pencairan.
"Namun, saat ini proses administratif hampir rampung. SK Bupati sudah di depan mata, tinggal menunggu pencairan. Target kami bantuan bisa cair bulan ini," katanya.
Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 1.625 KPM, terdiri atas 1.040 warga rentan miskin ekstrem, 385 penyandang disabilitas, dan 200 lansia.
Setiap penerima akan memperoleh total bantuan Rp1,8 juta untuk satu tahun.
Menurut Wahiyd, meski sempat tertunda sejak Maret, tidak ada aturan yang mengikat waktu pencairan.
"Yang penting tetap cair sesuai nilai yang ditetapkan dalam perbup," jelasnya.
Ia juga memastikan bahwa keterlambatan BLT yang bersumber dari APBD tidak berdampak besar pada keberlangsungan hidup KPM. Sebab sebagian besar penerima juga telah mendapat bantuan dari program pusat seperti PKH.
"Alhamdulillah hingga kini angka kemiskinan ekstrem di Tulungagung masih nol kasus. Artinya, jaringan perlindungan sosial lainnya tetap berjalan," pungkas Wahiyd.
