Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Pos Indonesia menyalurkan bantuan langsung tunai kesejahteraan (BLT kesra) kepada puluhan ribu warga di Kabupaten Tulungagung sebagai bagian dari program perlindungan sosial pemerintah pusat, Selasa.
Penyaluran dilakukan melalui kantor pos pusat, kantor pos kecamatan, hingga layanan mobile ke desa untuk mempercepat distribusi dan mencegah penumpukan penerima.
Kepala Kantor Pos Tulungagung Ricky Hermawan menjelaskan, proses pencairan BLT Kesra telah dimulai sejak Sabtu (22/11) dan ditargetkan tuntas maksimal 30 November 2025.
"Kami hanya bertugas menyalurkan. Data penerima sepenuhnya kami terima dari Kementerian Sosial," kata Ricky.
Disebutkan, ada 46.008 keluarga penerima manfaat (KPM) di Tulungagung yang dijadwalkan menerima bantuan berdasarkan data dari Kementerian Sosial.
Setiap KPM memperoleh bantuan Rp300 ribu per bulan untuk periode Oktober–Desember.
Pada tahap penyaluran ini, warga menerima sekaligus total Rp900 ribu. Untuk menghindari antrean panjang, kantor pos membagi jadwal pencairan per desa dan membuka empat loket layanan.
"Pencairan tidak hanya dilakukan di kantor pos pusat. Warga juga bisa mengambil di kantor pos kecamatan, dan kami mendatangi balai desa untuk mempermudah proses," ujarnya.
Pos Indonesia menyiapkan sekitar Rp41 miliar untuk penyaluran BLT Kesra di Tulungagung. Ketentuan pengambilan bantuan mewajibkan penerima hadir sendiri.
Namun, pencairan dapat diwakilkan oleh anggota keluarga selama masih dalam satu kartu keluarga. Petugas juga dapat menyalurkan bantuan langsung ke rumah KPM yang tidak memungkinkan hadir.
"Termasuk penerima yang sedang berada di Lapas, kami sedang berkoordinasi dengan pihak lapas untuk mekanisme pencairannya," tutur Ricky.
