Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, Jawa Timur meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di wilayah setempat.
Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro di Magetan, Selasa, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat, sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang.
"Ini adalah program khusus bagian dari program MBG Pemerintah Pusat, dengan sasaran ibu hamil, menyusui, dan balita non PAUD (B3). Karena tiga kelompok tersebut dipandang penting untuk mendapatkan perhatian pemerintah," ujarnya saat peluncuran yang digelar di Balai Kelurahan Tambran, Kecamatan Magetan, Magetan.
Menurutnya ketiga kelompok tersebut sangat penting mendapat perhatian karena dinilai sebagai kelompok prioritas dalam pembangunan kualitas generasi penerus, utamanya terkait dengan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).
Suyatni menjelaskan untuk tahap awal program tersebut menyasar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Sukomoro dan Kecamatan Magetan, dengan total sebanyak 764 penerima manfaat.
"Jumlah penerima mengacu pada ketentuan yang ada, yaitu 10 persen dari total penerima MBG di sekolah. Sedangkan untuk kecamatan lain akan menyusul, seiring dengan kesiapan pendirian dapur sehat Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) di masing-masing wilayah," katanya.
Salah satu penerima manfaat, Rindang Rohsari mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut. Sebagai ibu hamil, ia merasa terbantu sehingga mencukupi kebutuhan gizi hariannya
"Alhamdulillah, kami merasa senang dengan program ini. Dengan program MBG kali ini, kami bisa mencukupi gizi bagi ibu hamil, menyusui, juga balita. Menunya juga cukup lengkap dan enak," katanya.
Pihaknya berharap program tersebut dapat terus berjalan dan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Magetan, sehingga semakin banyak warga sasaran yang mendapatkan manfaat.
