Malang Raya (ANTARA) - Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang mengenalkan tiga program unggulan yang diperuntukkan bagi para mahasiswa baru (maba) 2025 di kampus tersebut.
Kepala Direktorat Penerimaan Mahasiswa Baru Unitri Prof. Dr. Nawir Rasidi, ST., MT di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan program unggulan yang telah disiapkan meliputi beasiswa pendidikan, jaminan lulus tepat empat tahun melalui bimbingan intensif skripsi, dan pemberian fasilitas unit kegiatan mahasiswa (UKM).
"Ketiganya ini merupakan program unggulan yang sudah disiapkan," kata Nawir.
Pada program beasiswa pendidikan terdapat tiga jalur yang disediakan, yakni beasiswa dari yayasan, Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan beasiswa khusus untuk prestasi.
"Unitri membuka peluang bagi semua calon mahasiswa baru untuk mendapatkan beasiswa, baik itu dari yayasan, KIP Kuliah, dan program mahasiswa berprestasi," kata Nawir.
Untuk beasiswa dari yayasan, persyaratannya adalah seperti surat keterangan tidak mampu yang diterbitkan oleh kelurahan maupun desa asal calon penerima.
"Ini ada yang bebas SPP 100 persen dan 50 persen," ujar dia.
Untuk jalur prestasi, setiap calon penerima wajib menunjukkan sertifikat sebagai tanda bukti pernah mengikuti kompetisi, baik tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten kota.
"Kalau yang KIP Kuliah itu dari pemerintah (pusat) sehingga mengikuti persyaratan di laman KIP, jadi harus daftar (akun) lalu mengisi apa saja yang dibutuhkan dan juga memilih universitasnya itu Unitri," ucapnya.
Nawir menyebut kuota beasiswa pendidikan dari ketiga program tersebut, yakni 50 persen dari total jumlah maba yang akan diterima oleh kampus tersebut.
"Target penerimaan maba tahun ini itu 1.300 orang, berarti kalau 50 persennya, 650 maba. Itu total tiga jalur program beasiswa yang disediakan," ujarnya.
Bagi mahasiswa yang tidak memenuhi syarat sebagai penerima program KIP Kuliah, maka akan diarahkan untuk mengambil beasiswa dari yayasan tersebut maupun jalur prestasi.
"Ada kuota 10 persen itu untuk maba dari daerah Malang Raya dan yang 90 persen tersebar untuk seluruh Indonesia," ujarnya.
Pendaftaran mahasiswa baru untuk gelombang dua masih akan dibuka sampai 30 Juni 2025.
Sedangkan, gelombang ketiga pendaftaran sebagai Calon Maba Unitri akan dibuka pada 1 Juli 2025.
Untuk program lulus tepat empat tahun melalui bimbingan intensif skripsi, kata dia dilakukan dengan terlebih dahulu melihat pada progres pendidikan dari para mahasiswa sejak tahun pertama perkuliahan.
"Jadi dosen wali itu memantau perkembangan akademik mahasiswanya, satu semester indeks prestasi (IP) kuliahnya berapa, terus mata kuliah apa saja yang kurang, dan apa kendalanya," ujarnya.
Menurut dia, pola bimbingan rutin dan terarah menjadi cara ampuh untuk menggugah kesadaran para mahasiswa supaya bisa secepatnya menyelesaikan perkuliahan.
"Jadi posisi kami ini ingin memacu mahasiswa, makanya konsultasi dilakukan sejak semester pertama," kata dia.
Sedangkan, untuk pemberian fasilitas UKM bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa dalam mengembangkan bakat dan minat, baik itu dalam bidang seni, olahraga, maupun keagamaan.
"Kami memfasilitasi ini karena itu termasuk prestasi non akademik yang diterima melalui Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), jumlah UKM sekitar 13an," ucapnya.
Dia mencontohkan, pada bidang olahraga fasilitas yang diberikan salah satunya menyangkut pembiayaan untuk mengikuti suatu agenda kejuaraan maupun pelatihan tingkat provinsi hingga nasional.
"Misalnya, ada mahasiswa yang kemudian menjadi atlet itu kami biayai sampai ke tingkat nasional dan provinsi, seperti pelatihan nasional dan pekan olahraga provinsi," katanya.
Unitri kenalkan tiga program unggulan bagi Maba 2025
Jumat, 20 Juni 2025 14:43 WIB
Ilustrasi: Mahasiswa baru dari Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang mengikuti pelaksanaan masa orientasi. ANTARA/HO-Humas Unitri
Unitri membuka peluang bagi semua calon mahasiswa baru untuk mendapatkan beasiswa
