Surabaya (ANTARA) - PT Pelindo Terminal Petikemas menyiapkan 30 juru sembelih halal (Juleha) bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang merupakan hasil kerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) menjelang Idul Adha 1446 Hijriah.
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan program tersebut baru pertama kali dilakukan di Surabaya dan akan diperluas ke area kerja lainnya secara bertahap.
“Juru sembelih halal atau yang kami sebut Juleha ini tidak hanya soal pemotongan sesuai aturan agama, tapi juga berkaitan dengan aspek keselamatan, kesehatan, kebersihan sanitasi, dan mengkoordinasi seluruh kegiatan,” kata Widyaswendra dalam keterangannya di Surabaya, Kamis.
Selain menyiapkan Juleha, pihaknya juga menyalurkan sebanyak 109 ekor sapi dan 109 ekor kambing kurban melalui masjid serta lembaga keagamaan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Sementara itu, Rektor UNUSA Achmad Jazidie menjelaskan para Juleha tersebut berasal dari beberapa pondok pesantren di wilayah Surabaya dan sekitarnya serta mengikuti pelatihan teori dan praktik sebelum diuji kompetensinya sesuai standar BNSP.
“Ada teorinya dan juga praktik langsung pemotongan hewan kurban, dan pemateri juga sesuai bidangnya,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa seorang Juleha bersertifikat BNSP wajib memiliki 13 unit kompetensi yang terbagi dalam dua kategori, yakni pengembangan profesionalitas dan pengelolaan penyembelihan.
Adapun syarat yang harus dikuasai Juleha, kata dia, ialah menguasai syariat Islam, prinsip kesejahteraan hewan, sanitasi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), komunikasi, serta keterampilan teknis penyembelihan.
Menurut dia, sebelum menerima sertifikat, para peserta harus melalui uji kompetensi yang dilaksanakan oleh asesor bersertifikat dari BNSP.
“Asesor yang menguji juga sudah tersertifikasi sesuai ketentuan BNSP,” tuturnya.
Pelindo Petikemas siapkan 30 Juleha bersertifikat BNSP
Kamis, 5 Juni 2025 16:07 WIB
Perwakilan PT Pelindo Terminal Petikemas menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan, di Surabaya, beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Pelindo Terminal Petikemas
Juleha ini tidak hanya soal pemotongan sesuai aturan agama
