Surabaya (ANTARA) - Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menghijaukan seluruh area terminal dengan menanam sebanyak 1.500 pohon, sebagai salah satu rangkaian kegiatan menyemarakkan hari ulang tahun (HUT) ke- 80 kemerdekaan Republik Indonesia.
"Sedikitnya 1.500 pohon dari berbagai jenis kami tanam mulai dari Terminal Petikemas di Belawan, Sumatra Utara, hingga Merauke, Papua," kata Sekretaris Perusahaan SPTP Widyaswendra melalui keterangan tertulis di Surabaya, Jumat.
Menurutnya, selain untuk keberlanjutan atau sustainability perusahaan, penanaman pohon dilakukan untuk menjaga keasrian lingkungan di area terminal peti kemas.
Widyaswendra mengungkapkan selama ini pelabuhan dianggap sebagai lokasi yang panas dan sumber polusi akibat operasional sebagian alat di terminal dan truk yang masih menggunakan bahan bakar fosil.
"Area kerja kami di terminal peti kemas sudah bersih, tertata rapi dan juga asri berkat adanya pepohonan yang rindang," ujarnya.
Selain itu, Widyaswendra menambahkan, sebagian besar peralatan operasional terminal peti kemas seperti derek peti kemas di dermaga dan lapangan penumpukan sudah dikonversi menggunakan tenaga listrik.
"Program transformasi yang dijalankan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas tidak hanya menyentuh aspek operasional yang menjadikan produktivitas terminal meningkat tetapi juga aspek lingkungan dan sumber daya manusianya," ucapnya.
Untuk itu penataan tidak hanya dilakukan di dalam area terminal peti kemas namun juga di luar yang meliputi permukiman warga.
"Kami melakukan penataan kampung, membentuk desa binaan, memberi bantuan pengolahan sampah dan hal positif lainnya untuk masyarakat," ujar Widyaswendra.
