Surabaya - General Manager baru PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Perak, Rismarture Sidabutar, siap memodernisasi pelabuhan sesuai kebutuhan pasar yang juga terus meningkat. "Kini saya dihadapkan pada tanggung jawab sebagai 'General Manager' Pelabuhan Tanjung Perak menggantikan I Putu Ariawan. Dengan ini, secara otomatis tantangan modernisasi Pelabuhan Tanjung Perak menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan," katanya dalam acara pisah sambut GM Tanjung Perak, di Surabaya, Jumat. Menurut dia, modernisasi pelabuhan yang siap dilaksanakan di Tanjung Perak di antaranya merenovasi terminal penumpang, penataan terminal berfungsi khusus, sampai permasalahan lahan pelabuhan. "Apalagi, beberapa program tersebut memang difokuskan sebagai pekerjaan yang membutuhkan perhatian," ujarnya. Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan kondisi Pelabuhan Tanjung Perak yang saat ini merupakan andalan perusahaan dalam meraih keuntungan. "Oleh karena itu, saya mohon dukungan dan bantuan teman-teman di sini supaya target modernisasi pelabuhan ini segera tercapai. Tanpa mereka, saya bukan apa-apa," katanya. Pada kesempatan sama, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo III (Persero), Djarwo Surjanto, mengemukakan, pergantian kepemimpinan dilakukan oleh manajemen untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. "Rotasi pejabat yang dilakukan bertujuan menciptakan suasana baru dalam lingkup perusahaan dan diharapkan mampu mempengaruhi iklim kerja pegawai," katanya. Selain itu, tambah dia, pergantian kepemimpinan diharapkan mampu mendorong pemikiran baru yang dibutuhkan untuk mengembangkan perusahaan. "Sebagai seorang General Manager, Rismarture Sidabutar cukup berpengalaman karena pernah memimpin Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sejak bulan November tahun 2010. Bahkan, telah menyelesaikan salah satu program revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas" katanya. Program yang telah diselesaikan Rismature berupa penambahan tinggi Dermaga Nusantara berukuran 1,7 meter yang dilakukan sepanjang 300 meter dan penambahan tinggi Dermaga Pelabuhan Dalam berukuran 2,7 meter sepanjang 200 meter. "Kedua dermaga tersebut ditinggikan guna menghindari luapan air laut ke daratan (rob) yang selama ini mengganggu aktivitas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang," katanya. (*)
Berita Terkait
Indonesia's AGO to seize more illegal palm oil land in 2026
8 Januari 2026 11:36
Nadiem denies Rp809 billion graft claim in Chromebookcase
5 Januari 2026 19:49
Bandara Banyuwangi: Penumpang Januari-November 10.000 orang per bulan
15 Desember 2025 08:23
Prabowo welcomed by Australia's Governor-General in Sydney
12 November 2025 13:19
RI collects 570 mln dollars in digital economy taxes as of August 2025
26 September 2025 22:00
Prabowo meets Canadian Governor General to deepen bilateral ties
25 September 2025 11:13
Prabowo joins Trump in Multilateral Meeting on the Middle East
24 September 2025 12:21
Prabowo calls for human unity at UN General Assembly
24 September 2025 06:46
