Banyuwangi (ANTARA) - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebutkan pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya periode kedua bersama dengan wakilnya Mujiono selama lima tahun ke depan.
"Prioritas utama kami yaitu mempercepat pengentasan kemiskinan, karena kemiskinan merupakan permasalahan prioritas yang diutamakan di level provinsi dan level nasional," kata Bupati Ipuk saat Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Sambutan Bupati Banyuwangi Masa Jabatan 2025-2030, di Gedung DPRD Kabupaten Banyuwangi, Jatim, Rabu.
Menurutnya, percepatan pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama pemerintahan dan ini juga bentuk untuk menyukseskan program penurunan angka kemiskinan menjadi 4,5 persen dalam Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Pada tahun 2024, lanjut Ipuk, Banyuwangi menjadi kabupaten ketiga dengan urutan kemiskinan terendah yakni 6,54 persen.
"Kemiskinan tetap menjadi prioritas utama kami, dan strategi kami jelas, kami tingkatkan pendapatan orang miskin, kami bantu beban pengeluaran mereka dan kami cegah munculnya transmisi kemiskinan baru," ucapnya.
Ipuk juga memaparkan program prioritas yang akan dilaksanakan selama lima tahun, selain prioritas utama, juga ada dua prioritas wajib dan tiga prioritas pengungkit, dengan berbagai program pembangunan yang akan dijalankan.
Dua prioritas wajib itu, kata Ipuk, yakni sektor pendidikan harus berkualitas dan merata agar sumber daya manusia Banyuwangi memiliki daya saing dan berkarakter.
"Pada sektor kesehatan juga harus bisa dinikmati semua kalangan, berkualitas dan terjangkau, pemenuhan gizi ibu hamil, anak usia dini dan pelajar juga menjadi fokus utama kami dalam menyiapkan generasi emas Banyuwangi," paparnya.
Sementara prioritas pengungkit, Ipuk menekankan pada tiga sektor, yakni penguatan sektor unggulan rakyat, pemerataan infrastruktur dasar, sosial dan ekonomi, serta percepatan digitalisasi layanan publik.
"Langkah kami ke depan jelas, selesaikan dulu tiga prioritas pengungkit karena dia akan mempercepat pembangunan dan penyelesaian masalah lainnya. Laksanakan dua prioritas wajib sepanjang waktu, dan capaian akumulatifnya akan berdampak pada prioritas utama pembangunan yaitu pengentasan kemiskinan," tuturnya.
Ipuk menyampaikan bahwa Pemkab Banyuwangi telah menginventarisasi berbagai program pembangunan yang akan dijalankan, di antaranya beasiswa kuliah untuk seribu anak muda Banyuwangi, pendirian Institut Seni Indonesia di Banyuwangi, zero drop out di kalangan pelajar, dan tidak ada sekolah rusak, pembangunan TPA Wongsorejo dan TPS Karetan.
Kemudian, jaminan kesehatan untuk seluruh penduduk, pendirian rumah sakit di daerah selatan Banyuwangi, pusat jantung dan stroke di RSUD Blambangan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, serta peningkatan SDM dan sarana prasarana.
"Dan penyelesaian pembangunan Jalan Lintas Timur (JLT) dan Jalan Lintas Selatan (Pansela), peningkatan kualitas jalan pada 518 ruas jalan kabupaten, serta perbaikan 10 ribu perbaikan rumah tidak layak huni," katanya.
Bupati Banyuwangi: pengentasan kemiskinan jadi prioritas utama
Rabu, 5 Maret 2025 22:53 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat pidato dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Rabu (5/3/2025) ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi
