Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Bupati Probolinggo Muhammad Haris menyampaikan pesan dan mengingatkan agar ibadah dan kesehatan selama berpuasa harus dijaga seimbang di bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.
Pada hari pertama puasa dan di bawah terik matahari, Bupati Probolinggo yang biasa dipanggil Gus Haris tetap berolahraga dengan bersepeda, sehingga tindakan itu menunjukkan bahwa puasa tidak menjadi penghalang untuk tetap aktif dan menjaga kesehatan.
"Bulan suci Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah bagi umat Islam. Tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperbaiki diri secara spiritual dan fisik," kata Gus Haris di Kabupaten Probolinggo, Sabtu.
Menurutnya, tidur di bulan Ramadhan memang dianggap sebagai ibadah dalam Islam, namun bukan berarti seseorang harus meninggalkan aktivitas fisik sepenuhnya karena menjaga kebugaran tubuh tetap penting agar ibadah dapat berjalan dengan lancar.
Ia menjelaskan bahwa banyak orang berpikir bahwa puasa menjadi alasan untuk mengurangi aktivitas fisik, padahal berolahraga ringan justru dapat membantu tubuh tetap sehat dan bugar selama berpuasa.
"Tidur memang ibadah, tetapi bukan berarti kita harus meninggalkan olahraga. Keseimbangan antara istirahat dan aktivitas sangat penting," katanya.
Gus Haris mengajarkan bahwa puasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk kebiasaan baik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Dengan menjaga keseimbangan antara ibadah dan kesehatan, maka umat Muslim dapat menjalani puasa dengan lebih optimal," ujarnya.
Ia menjelaskan bulan Ramadhan adalah momen yang tepat untuk memperbaiki diri, baik dari segi spiritual maupun fisik, sehingga tetap aktif dan menjaga kesehatan adalah bagian dari ibadah yang perlu diperhatikan selama menjalankan puasa.*
