Jakarta - Kepala Dinas Humas BP Migas A Rinto Pudyantoro menyatakan, potensi gas di Indonesia, masih lumayan besar dibandingkan dengan potensi minyak yang diperkirakan dalam 12 tahun habis. "Potensi gas di Indonesia mencapai 107,34 triliun kaki kubik, lokasinya merata di seluruh Indonesia, berbeda dengan potensi cadangan minyak yang semakin menipis, " katanya dalam edukasi wartawan di Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan, potensi (proven) gas di Indonesia tersebut, kemungkinan juga masih bisa berkembang, sebab masih ada potensi yang kemungkinan masih bisa dikembangkan lagi sebesar 52,29 triliun kaki kubik. Melihat potensi gas itu, menurut dia, Pemerintah berusaha mengalihkan pemanfaatan energi dari minyak ke gas. "Apalagi, produksi gas Indonesia juga masih rendah sekitar 670 ribu kaki kubik per harinya," katanya, menjelaskan. Sementara ini, lanjutnya, potensi minyak di Indonesia mencapai 4,303.10 miliar barel, sedangkan potensi yang kemungkinan masih bisa dikembangkan mencapai 3,685,39 miliar barel. Dengan kondisi itu, lanjutnya, pontesi minyak yang ada tersebut, dengan produksi minyak, sekarang ini sekitar 900 ribu barel per hari, diperkirakan dalam 12 tahun habis. Hanya saja, Rinto alumnus Universitas Gajahmada itu menegaskan, perkiraan habisnya minyak tersebut, juga belum tentu kebenarannya, sebab kemungkinan masih ada temuan cadangan minyak baru. "Dulu semasa saya kuliah ada perkiraan dari dosen saya, minyak di Indonesia dalam 10 tahun habis. Kenyataan setelah 20 tahun masih ada dan ada perkiraan baru 12 tahun habis," paparnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, besarnya cadangan migas di Indonesia itu, relatif sangat minim, dibandingkan dengan potensi cadangan migas yang ada di negara penghasil minyak di dunia, seperti Arab Saudi. Sebaliknya, katanya, Indonesia relatif kaya dengan sumber daya alam, air, matahari, hutan, tapi tidak kaya dengan sumber migas. (*)
Berita Terkait
SKK Migas : Industri hulu migas jadi penggerak ekonomi daerah
20 April 2021 16:08
Pemkab Bojonegoro Optimistis Perolehan DBH Migas Tetap
14 Februari 2019 14:26
PEPC Lakukan Pemancangan Perdana Pengembangan Gas JTB
4 Januari 2019 13:34
Bojonegoro Peroleh Dana Bagi Hasil Migas Rp2,278 Triliun
18 Desember 2018 17:25
Catatan Akhir Tahun: DBH Migas Bojonegoro untuk Infrastruktur
8 Desember 2018 15:01
DPRD Bojonegoro Segera Bahas Ulang APBD 2019
1 November 2018 18:12
Pemkab Bojonegoro Naikkan DBH Migas Rp2,032 Triliun
1 November 2018 07:21
Pemkab Bojonegoro Optimistis Target DBH 2019 Terealisasi
31 Oktober 2018 13:41
