Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur telah menyelesaikan pencairan anggaran Dana Desa (DD) tahap pertama sebesar Rp1,53 miliar pada Januari 2025.
Kecepatan realisasi ini menempatkan Tulungagung dalam lima besar kabupaten dengan pencairan tercepat di Jawa Timur dan nasional, demikian ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung, Wahyu Yuniarko di Tulungagung, Jumat.
"Seluruh 257 desa di Tulungagung telah menyelesaikan pencairan DD tahap pertama per 31 Januari 2025. Cepatnya realisasi ini karena kami sudah mempersiapkan sejak awal, termasuk penyusunan dan pengesahan APBDes per 31 Desember 2024," kata Wahyu.
Ia merinci total alokasi DD untuk Tulungagung tahun 2025 mencapai Rp2,55 miliar.
Dana tersebut dicairkan dalam dua tahap, dengan tahap pertama sebesar 60 persen dan tahap kedua sebesar 40 persen yang dijadwalkan cair pada Juni 2025.
Lanjut dia, DD tahap pertama digunakan untuk beberapa program prioritas. Sebanyak 15 persen dialokasikan untuk bantuan langsung tunai (BLT) guna menangani kemiskinan ekstrem.
Selain itu, 20 persen dialokasikan untuk ketahanan pangan, namun pencairannya masih menunggu petunjuk teknis terbaru.
"Awalnya, 20 persen DD untuk ketahanan pangan sesuai Permendes Nomor 2 Tahun 2024. Namun, Kepmendes Nomor 3 Tahun 2025 mengarahkan dana tersebut untuk penyertaan modal badan usaha milik desa (BUMDes). Kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan dan teknis lebih lanjut," jelasnya.
Wahyu menegaskan bahwa Pemkab Tulungagung akan terus mengawal pencairan DD tahap berikutnya agar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.