Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur menjamin jika pasokan LPG kemasan 3 kilogram aman terutama saat menjelang Ramadhan seperti sekarang ini sehingga masyarakat tidak perlu panik.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Pemerintah Kota Surabaya, Vykka Anggradevi Kusuma di Kota Surabaya Rabu menyampaikan saat ini kuota LPG 3 Kilogram di Kota Surabaya masih cukup dan aman dengan HET Rp18.000 per tabung di tingkat pangkalan resmi.
"HET LPG 3 kilogram di tingkat pangkalan resmi tetap Rp18.000 per tabung, sesuai Keputusan Gubernur Jawa Timur No 100.3.3.1/ 801/KPTS/ 013/2024," kata Vykka Anggradevi.
Vykka mengatakan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden RI pada Selasa, 4 Februari 2025, pengecer diperbolehkan kembali menjual LPG tabung 3 Kilogram seperti biasa.
"Sambil kemudian para pengecer akan diproses menjadi sub-pangkalan," ujarnya.
Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak memborong atau menimbun. Terlebih, PT. Pertamina telah mengeluarkan situs resmi agar masyarakat dapat melihat lokasi pangkalan yang terdekat dari tempat tinggalnya.
"Masyarakat dapat melihat lokasi pangkalan terdekat melalui situs resmi PT Pertamina di subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah warga kesulitan untuk mendapatkan LPG kemasan 3 kilogram karena adanya pembatasan penjualan di tingkat pengecer.
Salah satu warga Kutisari Musa mengatakan dirinya kesulitan mendapatkan LPG kemasan 3 kilogram tersebut karena selama ini membeli pada pengecer.
"Harga tidak masalah asalkan pasokan dan masyarakat bisa dengan mudah mengakses dengan mudah," ujarnya.