Bojonegoro - Dinas Kesehatan Tuban, Jatim, mewaspadai kemungkinan terjadinya serangan serangga beracun "tomcat" atau kumbang rove terhadap warga, utamanya warga di sekitar hutan. "Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran puskesmas yang wilayahnya ada hutannya untuk melakukan pemantauan kemungkinan ada pasien yang terkena serangan serangga tomcat," kata Kepala Dinas Kesehatan Tuban, Syaiful Hadi, Rabu. Menurut dia, pihaknya, sudah menginstruksikan, semua jajaran puskesmas di wilayah setempat untuk melakukan pendataan warga yang terserang tomcat. Langkah ini dilakukan setelah ada laporan warga di Kecamatan Montong terkena sengatan serangga tomcat. "Karena wilayah kami ada hutannya, serangga tomcat, satu atau dua ekor, jelas ada. Hanya saja, kemungkinan jumlah tomcat yang menyerang warga tidak sebanyak di Surabaya, sebab hutan di kawasan Tuban tidak ada yang rusak," katanya menjelaskan. Ia mengatakan, mengatasi sengatan serangga tomcat tidaklah sulit, setelah bagian yang terkena sengatan dicuci dengan sabun, kemudian diberi salep. "Tunjuan mencuci dengan sabun, untuk menghilangkan asamnya," ucapnya. Sementara itu, seorang warga Desa Karang, Kecamatan Semanding, Ny. Indah mengatakan, anaknya yang masih berusia lima tahun diperkirakan tanggannya yang tergores tersebut bekas terkena sengatan serangga tomcat, sekitar dua pekan lalu. Semula bekas luka goresan di tubuh anaknya tersebut dianggap penyakit kulit biasa, kemudian diberi obat salep, namun di bagian tubuh lainnya, ternyata juga mengalami luka goresan yang hampir sama. "Kami tahu, kalau luka itu terkena sengatan tomcat setelah melihat ada tayangan di TV, mengenai serangga tomcat," katanya menjelaskan. Menurut dia, warga di wilayahnya, setelah mengetahui serangga tomcat yang menyerang tersebut berbahaya kemudian menangkap tomcat yang dijumpai di sekitar pemukiman warga. "Selain anak saya yang terkena sengatan tomcat, juga ada anak tetangga yang juga terkena sengatan tomcat," katanya menambahkan. Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Harjono, mengaku belum menerima laporan di daerahnya ada warga yang terkena serangan serangga tomcat. "Tapi kami tetap mewaspadai kemungkin adanya serangga tomcat menyerang warga," katanya menegaskan. (*)
Berita Terkait
Kemensos salurkan bantuan kepada 103 anak yatim korban COVID-19 di Kota Madiun
23 November 2021 16:54
Basarnas Evakuasi 103 Korban Penumpang KM Marina
25 Desember 2015 06:16
Jumlah Korban Meninggal di Gaza Capai 103 Orang
12 Juli 2014 02:24
103 Korban "Tomcat" Dirawat di Puskesmas Surabaya
20 Maret 2012 14:47
Program MBG ciptakan lapangan kerja baru
8 Januari 2026 16:36
Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir
5 Januari 2026 20:08
Aksi bersih pantai di awal tahun 2026
3 Januari 2026 14:05
Peresmian rehabilitasi sekolah Provinsi Jatim
2 Januari 2026 19:34
