Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang meminta agar warga setempat maupun dari luar daerah menghindari lokasi wisata air, baik coban, danau maupun pantai. Kepala Bidang kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Bagyo Setiono, Jumat, mengatakan, tingginya intensitas (curah) hujan dalam waktu yang cukup lama berpeluang terjadinya longsor dan air meluap atau gelombang besar. "Hujan selama semalam suntuk kemarin (Kamis 8/3) mengakibatkan debit air cukup besar yang akhirnya merendam puluhan rumah di kawasan Malang selatan," katanya. Bahkan, lanjutnya, saat ini jalan desa di Dusun Ngadas dan Jarak Ijo di Kecamatan Poncokusumo masih belum bisa dilewati karena tertutup tanah longsor, sehingga jalur dan rantai ekonomi di daerah itu terputus. Oleh karena itu, katanya, lebih baik masyarakat mengalihkan tujuan wisata pantainya atau lokasi-lokasi yang bersentuhan dengan air ke lokasi yang lebih aman. Sementara Koordinator Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Malang Twi Adi mengatakan, saat ini sedang siaga penuh guna mengantisipasi banjir susulan atau bencana lainnya. "Kami mengimbau agar warga tetap siaga," tegasnya. Berdasarkan hasil penyisiran dan pendataan, katanya, saat ini sudah ada 60 kepala keluarga (KK) yang mengungsi akibat banjir di tiga kecamatan termasuk di Kalipare. Ia mengatakan, pihaknya juga sudah memberikan bantuan berupa terpal, matras tidur, sembako serta menerjunkan 60 orang petugas di lokasi banjir. Selain Tagana, PMI setempat juga telah mengerahkan sekitar 30 orang untuk memantau kondisi banjir dan tanah longsor di Kalipare. "Sejauh ini tidak ada korban jiwa, namun ada puluhan KK yang dievakuasi ke lokasi pengungsian," ujarnya. (*)
Berita Terkait
Gotong royong membersihkan Sungai Kalimas
3 jam lalu
Belasan pohon di Banyuwangi tumbang diterjang angin kencang
5 Maret 2026 16:50
BPBD Situbondo: Sejumlah rumah rusak akibat angin kencang
5 Maret 2026 12:18
BPBD Jember: Dua orang terluka tertimpa pohon tumbang saat angin kencang
5 Maret 2026 08:57
BPBD Malang catat 38 rumah alami rusak ringan imbas angin kencang
4 Maret 2026 22:10
Banjir disertai lumpur terjang permukiman di lereng Argopuro
4 Maret 2026 20:21
