Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Banjir disertai lumpur menerjang kawasan permukiman yang berada di lereng selatan Pegunungan Hyang Argopuro tepatnya di Desa Suci, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu.

"Beberapa rumah warga di Dusun Glundengan, Desa Suci, Kecamatan Panti dilanda banjir disertai lumpur setinggi 10 cm," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo dalam laporan Pusdalops setempat.

Menurut dia enam rumah warga terdampak banjir lumpur dan akses jalan desa sepanjang 200 meter terpapar lumpur dengan ketinggian 5-10 cm.

"Kami bergerak cepat berkoordinasi dengan Destana Suci untuk melakukan imbauan kepada warga di bantaran sungai sementara waktu mengungsi mencari tempat yang aman," tuturnya.

Ia mengatakan, pihaknya melakukan pendataan bersama Damkar, Destana, warga, dan TRC, serta melakukan pembersihan akses jalan yang terendam lumpur.

"Warga secara mandiri membersihkan rumah mereka yang terdampak banjir disertai lumpur setelah banjir mulai surut," katanya.

Ia menjelaskan bahwa banjir disertai lumpur itu terjadi pada Rabu pukul 03.30 WIB. Tiba-tiba suara gemuruh dari Sungai Kaliputih dengan membawa material lumpur pekat bercampur kayu hutan endapan.

"Air bercampur lumpur dari anak Sungai Kaliputih meluap karena jembatan tertutup kayu, sehingga banjir dari jembatan tersebut meluap ke jalan raya dan pemukiman warga, dengan membawa lumpur setebal kurang lebih 10 cm," katanya.

Pihak BPBD Jember meneruskan laporan kejadian tersebut ke dinas terkait untuk melakukan penanganan pascabencana seperti Dinsos untuk distribusi logistk dan Dinkes untuk pemeriksaan kesehatan warga terdampak bencana.

Sementara Kapolsek Panti AKP Agus Idham Khalid mengatakan ada beberapa titik longsor dan terdapat barongan bambu di sekitar bantaran sungai.

"Kami khawatir hujan deras terjadi kembali dan barongan bambu akan menutup aliran sungai di bawah jembatan, sehingga luapan banjir disertai lumpur akan berdampak di permukiman warga," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya bersama berbagai pihak dan warga akan melakukan gotong royong untuk membersihkan sungai dari material yang terbawa banjir tersebut.

Pantauan di lapangan, warga terdampak banjir disertai lumpur secara mandiri membersihkan rumah dan penanganan pembersihan lumpur di akses jalan sudah tertangani.



Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026