Bojonegoro - Skore atlet panahan Bojonegoro, Jatim, Ika Yuliana Rochmawati, yang di bawah skor atlet panahan Korea, masih bisa ditingkatkan dengan menyempurnakan teknik, mengganti peralatan, dan mengikuti pelatihan di luar negeri menjelang Olimpiade London 2012. Pelatih Panahan Pengcab Perpani Bojonegoro, Endah Sulistyorini, Rabu, mengatakan, skor dunia atlet panahan putri di ronde FITA nomer "recurve" dengan jarak 70 meter, saat ini dipegang atlet Korea dengan skor 340, sedangkan skor terakhir Ika Yuliana Rochmawati sebesar 320. Namun demikian, skor Ika Yuliana Rochmawati menjelang laga Olimpiade London 2012, masih bisa ditingkatkan dengan memperbaiki teknik, mengganti peralatan dan mengikuti pelatihan di luar negeri. "Idealnya, untuk menyempurnakan teknik Ika memanah, sebenarnya dengan mendatangkan pelatih dari luar negeri," katanya di sela-sela melatih Ika di lapangan panahan Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk. Manfaat adanya pelatih luar negeri, lanjutnya, sebagai usaha menyempurnakan teknik sehingga di ronde FITA nomor recurve bisa lebih sempurna. Tapi untuk mendatangkan pelatih luar negeri, kemungkinannya kecil, sehingga program yang menjadi pilihan adalah mengikuti pelatihan di luar negeri. "Kalau kita memilih harus menjalani pelatihan di Korea, paling tidak harus lebih dari sepekan, agar skornya bisa lebih meningkat," katanya menegaskan. Selain itu, peralatan busur yang dimanfaatkan Ika Yuliana Rochmawati, juga harus diganti dengan peralatan yang baru. Pertimbangannya, peralatan yang dimanfaatkan Ika Yuliana Rochmawati layak diganti, karena sudah dimanfaatkan lebih dari enam bulan. "Bagaimanapun juga peralatan busur, termasuk juga anak panahnya, kalau sudah dimanfaatkan lebih enam bulan, harus diganti," ucapnya. Lebih lanjut dijelaskan, upaya mendorong dan meningkatkan prestasi atlet panahan Ika Yuliana Rochmawati, juga akan diterjunkan di ajang kejuaraan "Word Cup" panahan di Shanghai, April. "Dengan diterjunkan kejuaran panahan di Shanghai, akan kita evaluasi sejauh mana perkembangan prestasi Ika Yuliana Rochmawati, menjelang ajang Olimpiade London 2012," katanya, menjelaskan. Ia menambahkan, diperkirakan di ajang kejuaraan panahan di Shanghai itu, hanya Ika Yuliana Rochmawati yang bisa berangkat. Dua atlet panahan putri lainnya yaitu, Erwina Safitri, asal Bojonegoro dan Titik Kusumawardani, asal Yogyakarta, yang juga mengikuti pelatnas panahan, bisa diterjunkan di ajang panahan Shanghai. "Keduanya, masih kelas III SMA, jadi bertepatan dengan ujian nasional," jelasnya. (*).
Berita Terkait
Bojonegoro Protes Kegagalan Atlet Panahan Ikuti Proprov
12 Juli 2013 19:21
Kontingen Lemkari Jatim Juara Umum Kejurnas
17 Februari 2013 19:52
Panahan - Indonesia Target Rebut Tiket Panahan Beregu Olimpiade
7 Maret 2012 17:15
Tiga Pemanah Olimpiade Jalani Pelatnas di Bojonegoro
27 Februari 2012 13:48
Gedung Lapangan Panahan Bojonegoro Rampung Desember
16 November 2011 06:39
Ika Nilai Lawan Terberat Olimpiade Pemanah Korea
12 Juli 2012 08:43
Bupati Bojonegoro Serahkan Tali Asih Atlet Berprestasi
5 Januari 2012 15:48
4.775 Atlet Bojonegoro Ikuti POR Pelajar
11 Maret 2017 17:46
