Surabaya - Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono meresmikan Pendopo Kesenian dan Pendopo Pintar sebagai tempat menyalurkan bakat dan kreatifitas seni di kalangan pelajar di SMAN 5 Kota Surabaya, Selasa. "Pendopo ini sangat penting bagi setiap pelajar untuk menjaga keseimbangan antara mengejar ilmu pengetahuan dan membekali diri dengan nilai-nilai seni dan agama," kata Bambang saat meresmikan Pendopo Kesenian di SMAN 5 Surabaya, Selasa. Menurut dia, para pelajar jangan diarahkan terus menerus hanya mengejar hal-hal akademik saja, melainkan agama dan seni harus diperhatikan juga. "Ini untuk melengkapi hidup agar tidak terjebak dalam kondisi stres," ujarnya. Selama ini, Bambang mengaku prihatin dengan semakin bertambahnya orang yang depresi lantaran berbagai hal. Bahkan ada yang nekat sampai melakukan bunuh diri. "Kalau zaman dulu, orang yang bunuh diri itu hanya orang-orang yang secara IQ kurang pandai, introvert, dan umumnya kurang mampu. Sekarang, banyak juga orang yang pandai, kaya, tidak tertutup tapi tanpa diduga bunuh diri karena stres," katanya. Untuk itulah, lanjut dia, diperlukan suatu wadah bagi siswa untuk mengekspresikan dirinya dengan membangun Pendopo Kesenian dan Pendopo Pintar. Kepala SMAN 5 Surabaya Suhariono menjelaskan, pendopo tersebut dibangun atas inisiatif dan sumbangan para wali murid. Kedua pendopo tersebut terletak di sisi selatan lapangan SMAN 5 yang dulunya merupakan bekas kantin sekolah. "Melalui pendopo ini, kami ingin mengembangkan dan memperkenalkan budaya khususnya seni musik Jawa karena saat ini SMAN 5 banyak menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dari luar negeri. Ini kesempatan bagi kami untuk menunjukan kesenian Indonesia ketika mereka berkunjung ke sini," kata Suhariono. Pendopo Kesenian berukuran kurang lebih 9x5 meter, dikelilingi kaca dan pagar berwarna emas. Di dalamnya terdapat seperangkat alat musik gamelan serta terpampang foto Sang Proklamator Ir. Soekarno di salah satu sisi ruangan. Sedangkan Pendopo Pintar yang letaknya tepat bersebelahan dengan Pendopo Kesenian merupakan pendopo terbuka. Suhariono menuturkan, ketika pertama kali selesai dibangun, pendopo ini sering dimanfaatkan para siswa untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah, kerja kelompok di bidang IT, hingga berlatih paduan suara. "Karena itulah pendopo ini diberi nama Pendopo Pintar," ujar pria yang telah memimpin SMAN 5 sejak 2007 ini. (*)
Berita Terkait
PP Tunas dan lebaran sehat buat anak
13 Maret 2026 13:53
Wartawan ANTARA Biro Jatim juara pertama lomba karya jurnalistik ITS
11 Maret 2026 20:16
ANTARA Jatim buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim
7 Maret 2026 20:59
ANTARA Jatim buka puasa bersama dan santuni puluhan anak yatim
7 Maret 2026 20:26
Kabiro ANTARA Jatim beri edukasi jurnalistik mahasiswa Unair
3 Maret 2026 19:49
Foto pilihan terbaik Februari 2026
1 Maret 2026 09:59
Kabiro ANTARA Jatim raih gelar magister di UPNVJT dengan predikat cumlaude
24 Januari 2026 17:21
ANTARA silaturahim dengan Gubernur Khofifah di Grahadi
19 Januari 2026 20:55
