Bojonegoro - Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Jatim, Abdul Choliq mengungkapkan, pemkab mempersiapkan kawasan penunjang industri migas Blok Cepu di daerah setempat, sebagai usaha mengembangkan perekonomian warga. "Kawasan penunjang ini, kita persiapkan, agar dalam berbagai kegiatan pekerjaan proyek migas Blok Cepu tidak menyatu dengan lokasi induknya, " katanya, Jumat. Ia menjelaskan, di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RT RW) Bojonegoro, wilayah Kecamatan Kalitidu dan Ngasem, masuk kawasan industri migas Blok Cepu. Namun, kawasan industri migas tersebut terbagi menjadi kawasan induk dan kawasan di luarnya yang disebut kawasan penunjang. Dalam praktiknya, lanjutnya, kegiatan pembangunan fasilitas produksi puncak minyak Blok Cepu, tetap harus mengambil lokasi di kawasan penunjang yang sudah ditentukan. "Bukan di kawasan induk migas Blok Cepu, sebab akan merugikan warga di sekitar kawasan migas Blok Cepu, " katanya, menjelaskan. Ia mencontohkan, dalam pekerjaan proyek Blok Cepu yang akan berjalan selama 36 bulan, dibutuhkan lokasi penampungan bagi para pekerja. Dalam membangun bangunan tempat penampungan tersebut, harus berada di lokasi kawasan penunjang, bukan di kawasan induk. Dengan demikian, lanjutnya, warga di sekitar kawasan penunjang bisa terlibat di berbagai bidang pekerjaan, dengan adanya kegiatan proyek Blok Cepu di kawasan penunjang. Dalam mengamankan kawawasan penunjang itu, di atur melalui Peraturan Daerah (Perda) No. 32 tahun 2011 tentang "Pemkab tidak akan memberikan izin, kalau pendirian bangunan, berada di lokasi induk, " katanya, yang juga dibenarkan Kepala Badan Perizinan Pemkab, Bambang Waluyo, yang ditemui terpisah. (*)
Berita Terkait
Camat - Polusi Debu Penyebab Tingginya Ispa di Blok Cepu
2 Oktober 2012 14:11
Tetes Pertama Minyak Blok Cepu Mei 2014
8 September 2012 13:56
Wartawan Jatim dan Jateng Ikuti Loka Karya Migas
8 September 2012 11:12
Ratusan Truk Proyek Bojonegoro Langgar Batas Muatan
15 Juni 2012 16:44
Pertamina EP Lakukan Pengeboran Tiung Biru C
11 Juni 2012 09:30
BP Migas : Kontraktor Wajib Lakukan Sosialisasi Migas
1 Juni 2012 09:57
BP Migas: Potensi Gas Di Indonesia Lumayan Besar
31 Mei 2012 21:49
DPRD Bojonegoro Usulkan Tinjau Ulang "PI" Migas
30 April 2012 19:05
