Jember - Sekitar 112 hektare areal sawah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terancam gagal panen (puso) akibat terendam banjir selama sepekan terakhir. Kepala Bidang Produksi dan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Jember, Abdul Halim, Jumat, mengatakan luas lahan pertanian yang terendam banjir di Jember mencapai 615 hektare, namun 112 di antaranya dipastikan puso. "Sawah yang terendam banjir itu tersebar di 10 kecamatan dari 31 kecamatan di Kabupaten Jember yakni Kecamatan Gumukmas, Kencong, Jombang, Ambulu, Umbulsari, Tempurejo, Wuluhan, Rambipuji, Puger, dan Mayang," tuturnya. Menurut dia, genangan banjir yang merendam tanaman padi yang berumur lebih dari satu bulan dapat menyebabkan gagal panen, sehingga petugas penyuluh lapangan (PPL) terus melakukan pendataan terhadap sawah yang puso di beberapa kecamatan. "Kalau banjir itu merendam tanaman padi yang umurnya masih kurang dari satu bulan, maka petani bisa melakukan tanam ulang, agar tidak gagal panen," katanya. Ia menjelaskan curah hujan yang cukup tinggi di bulan Januari ini menjadi ancaman bagi lahan pertanian karena luapan air sungai di beberapa daerah meluap hingga merendam areal sawah. (*)
Berita Terkait
Operasional KA di Daop 9 Jember aman pascagempa di Pacitan
27 Januari 2026 13:11
Polres Jember sita 110 sepeda motor diduga digunakan balap liar
26 Januari 2026 12:27
Satu orang tewas tertimpa pohon tumbang saat angin kencang di Jember
25 Januari 2026 23:00
BPBD Jember: Tujuh orang terluka tertimpa pohon akibat angin kencang
24 Januari 2026 22:05
Hadapi cuaca ekstrem, BPBD Jember resmikan Posko Relawan Siaga Bencana
24 Januari 2026 17:45
Daop Jember buka penjualan tiket KA Lebaran 2026 lebih awal
24 Januari 2026 17:15
Unej targetkan RSPTN beroperasi 2026 untuk perkuat layanan kesehatan
23 Januari 2026 22:35
