Bangkalan- Polda Jatim menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan anggota Polres Bangkalan, Madura, Briptu Erik Setyo Widodo, Sabtu. Menurut Kapolres Bangkalan, AKBP Kasero Manggolo, rekonstruksi itu dilakukan untuk memperjelas kasus pembunuhan yang menimpa anggotanya. "Dengan adanya rekonstruksi ini kita bisa mengetahui bagaimana proses pembunuhan yang dilakukan tersangka," katanya. Briptu Erik merupakan anggota Satlantas Polsek Sukolilo, Bangkalan, tewas ditembak punggungnya dua kali oleh tersangka Aiptu Sunarto di akses Suramadu sisi Madura, di Desa Sendang, Kecamatan Labang. Dalam rekontruksi itu, kedua tersangka bapak dan anak yakni Aiptu Sunarto dan Arif Wahyu BS mengemudikan mobil Avanza bernomor polisi D 33 WA di akses tol Suramadu. Kemudian pelaku melihat korban sedang menilang pengendara motor. Korban menyuruh pengendara motor yang ditilang menunggu di pos Petapan setelah sebelumnya dipanggil Sunarto, yang mengaku dari Propam Polda Jatim. Erik lalu ikut tersangka. Tak lama berselang, Aiptu Sunarto menghampiri korban sembari memperlihatkan surat tugas palsu. Selanjutnya tersangka meminta KTA (kartu tanda anggota) pada korban. Namun, Briptu Erik tidak bersedia menunjukkan KTA itu. Korban akan memperlihatkan KTA ketika sampai di pos Petapan. Rupanya, penolakan itu membuat tersangka geram. Pelaku langsung merampas pistol korban dan menembakkannya dari belakang sebanyak dua kali. Tembakan pertama mengenai punggung atas (bawah leher) korban. Tapi, Briptu Erik masih bisa bertahan. Mengetahui korban belum roboh, tersangka menembak korban lagi dibawah tembakan yang pertama. Ketika itu, korban pun langsung tersungkur ke tanah. Kedua pelaku pun langsung mengangkat mayat korban ke dalam mobil, sebelum akhirnya dibuang di gunung Gigir, Kecamatan Blega. "Korban meninggal setelah ditembak pelaku dari belakang di pinggir jalan, setelah sebelumnya pelaku merebut pistol korban. Ini hasil rekonstruksi yang baru digelar," kata Kapolres AKBP Kasero Manggolo. Kasus pembunuhan Briptu Erik ini ditangani langsung Polda Jatim, meskipun lokasinya di Bangkalan. Namun, sebagian proses penyidiknya di Mapolres Bangkalan. "Ini merupakan keberhasilan bagi anggota polri dalam mengungkap kasus ini. Kami sangat bersyukur pembunuh erik akhirnya berhasil ditangkap," ucapnya. Proses rekonstruksi pembunuh anggota Polres Bangkalan ini sempat menyedot perhatian warga setempat dan pengguna kendaraan bermotor yang melintas di tol jembatan Suramadu. Mereka yang melintas disana memperlambat laju kendaraan untuk melihat secara langsung proses rekonstruksi. Bahkan, ada pengendara motor yang berhenti lalu menyaksikan bagaimana Briptu Erik dibunuh. Akibatnya, arus lalu lintas di akses Suramadu tersendat, baik dari arah Bangkalan maupun Surabaya. Polisi melakukan penutupan jalan sementara untuk lajur dari Madura ke Surabaya. Sebab, banyak warga yang melihat dari dekat proses rekontruksi pada adegan ke-24, 25 dan 26. Saat itu pelaku membunuh korban dengan cara menembak bagian punggung hingga terkapar ke tanah. (*)
Berita Terkait
Nadiem langsung sampaikan keberatan pada dakwaan korupsi Chromebook
5 Januari 2026 14:33
