Nyangkruk bersama "Kopi Joss" Malang - Apabila anda pernah mengunjungi Yogyakarta, kehadiran angkringan (warung) "Kopi Joss" di sisi utara Stasiun Tugu atau tepatnya di Jalan Wongso Dirjan, adalah hal biasa. Kopi yang dicampur dengan sebongkah arang ini menjadi ciri khas tersendiri angkringan di wilayah itu, bahkan "kopi joss" merupakan menu utama yang wajib dirasakan untuk menghangatkan tubuh bagi wisatawan yang baru saja tiba malam hari di Yogyakarta. Sementara teman yang paling "klop" untuk kopi joss adalah sebungkus "sego kucing" (nasi bungkus yang dilengkapi lauk sambal serta ikan bandeng) dan sudah menjadi "primadona" bagi masyarakat setempat, sebab menu tersebut mampu menutupi rasa lapar anda di suasana dingin malam Yogyakarta. Semua menu yang ada di Yogyakarta itu, dapat pula dinikmati di Kota Malang, Jawa Timur, tepatnya di angkringan Jalan Sokarno Hatta, atau tepatnya di depan monumen pesawat terbang Soekarno-Hatta, Malang dan buka mulai pukul 18.00 hingga 02.00 WIB "Awalnya memang ragu Mas! merasakan kopi yang dicampur arang, sebab khawatir terjadi gangguan pada perut. Namun, kekhawatiran itu tidak terbukti, bahkan perut terasa lebih nyaman," kata Bagus, salah satu pengunjung yang berasal dari Lawang, Kabupaten Malang. Kekhawatiran Bagus, merupakan salah satu ungkapan yang mewakili sejumlah penikmat pemula kopi joss di wilayah itu, bahkan jika melihat penampilannya, arang yang cukup besar menutup sebagian besar gelas dalam kopi membuat keraguan penikmat pemula semakin bertambah. Namun demikian, salah satu penjual mengaku, campuran arang panas (bara) ke dalam kopi merupakan warisan nenek moyang, sebab konon campuran atau racikan kopi dengan arang banyak disukai sejumlah Raja di Jawa, dan justru diciptakan untuk mengobati sakit perut. "Arang yang ada dalam kopi berfungsi untuk menyerap racun di dalam perut, dan bisa dibuktikan dengan mencelupkan arang kedalam air dengan kandungan kaporit tinggi, pasti kaporitnya akan segera terserap oleh arang," paparnya. Mengetahui penjelasan tersebut, ternyata kopi joss juga menyehatkan serta tidak membuat kantong anda bolong lebih dalam, sebab harga secangkir cuma Rp2.000,- Penjual lain, Drajat mengaku, kopi joss merupakan kopi yang memiliki metode pembuatan unik dengan diberi bara arang. "Awal kata joss itu adalah ketika kopi panas dimasukkin arang yang panas pula, dan kopi akan mengeluarkan suara joss, sehingga terciptalah nama kopi itu," ungkap Drajat. Diakui Drajat, khasiat dari kopi ini adalah kadar kafeinnya rendah karena metode pembuatannya dinetralisir oleh arang, dan arang yang dipanaskan pada suhu diatas 250 derajat celcius akan menjadi karbon aktif yang berguna mengikat polutan dan racun. Namun konon, karbon yang teraktivasi dapat mengurangi ampas kopi, mengikat racun dan memperbaiki aroma. Anda tertarik? (malikusalam@yahoo.com)
Berita Terkait
Cublak-Cublak Suweng dan Kopi Joss masuk dalam daftar warisan budaya tak benda
23 Agustus 2024 05:25
Berikut kota tujuan favorit warga Indonesia saat berlibur ke Jepang
14 Januari 2026 15:57
Vasa Hotel Surabaya usung "Fire Horse Gala" pada perayaan Imlek 2026
13 Januari 2026 18:13
Dubai hadirkan berbagai destinasi menarik untuk Gen Z
7 Januari 2026 16:41
Dubai, destinasi yang ramah dikunjungi wisatawan Indonesia
7 Januari 2026 15:04
Glamping mengasyikkan di Pantai Ambalat
4 Januari 2026 11:47
Berpetualang cicipi cita rasa kuliner Jembrana
24 Desember 2025 17:45
Tianjin, tetangga Beijing yang punya kemiripan sekaligus perbedaan
24 Desember 2025 16:10
