Madiun (ANTARA) - Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) yang ada di Jalan Pahlawan Kota Madiun, Jawa Timur menjadi daerah tujuan wisata favorit saat libur Lebaran 2026 dengan tingkat kunjungan mencapai belasan ribu orang per hari pada periode 20-23 Maret.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan untuk menyambut kunjungan wisatawan tersebut Pemkot Madiun telah menambah event di PSC seperti wisata heritage Balai Kota Madiun serta atraksi barongsai yang bekerja sama dengan Paguyuban Gotong Royong Barito Jaya.

"Saya mewakili Pemerintah Kota Madiun mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Gotong Royong Barito Jaya yang berhasil menampilkan kesenian Barongsai Berpeci sehingga kunjungan wisatawan di PSC semakin ramai di momentum Lebaran ini," ujar Bagus, dalam keterangan yang diterima di Kota Madiun, Sabtu.

Tak hanya atraksi barongsai yang meriah, wisata heritage di Balai Kota Madiun juga memberikan daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan mengenal sejarah wilayah setempat. Bangunan Balai Kota Madiun menyimpan nilai histori perjalanan pemerintahan di era kolonial Belanda.

Bagus memastikan Kota Madiun terus berbenah dengan menghadirkan inovasi wisata yang menjadi daya tarik, agar kunjungan wisatawan meningkat, bukan hanya di momentum libur lebaran.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat begitu luar biasa memadati lokasi PCS. Insya Allah, kota kita akan tetap dan terus maju mendunia melalui daya tarik wisata dan kerukunan masyarakat," katanya.
 

Wisatawan berkunjung di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) yang ada di Jalan Pahlawan Kota Madiun, Jawa Timur, dan menjadi tujuan favorit pada libur Lebaran 2026. ANTARA/Rindhu DK/vft.


Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Noor Aflah menyampaikan berdasarkan penghitungan CCTV Analytic, yang merupakan teknologi berbasis AI yang mampu mendeteksi volume kendaraan dan pengunjung di titik strategis, mencatat rata-rata terdapat 15 ribu kendaraan dan pengunjung di PSC.

Aflah menambahkan, CCTV Analytic tidak hanya terfokus di kawasan PSC, namun juga terpasang di sejumlah titik pintu masuk Kota Madiun, dan dijadikan acuan data untuk penanganan kepadatan arus lalu lintas.

Sesuai data, total kunjungan tertinggi terjadi pada 20 Maret 2026 mencapai 15.239 orang. Sementara pada 21 Maret tercatat 13.518 pengunjung, 22 Maret 15.163 pengunjung, 23 Maret 15.174 pengunjung, dan pada 24 Maret turun menjadi 7.724 pengunjung, seiring berakhirnya libur lebaran dan cuti bersama.

"Karena libur Lebaran tahun ini pendek, kami antisipasi dengan event setiap hari. Baik dari komunitas maupun swasta, seperti atraksi barongsai," kata Aflah.

Dengan demikian, pengunjung tidak hanya dapat menikmati daya tarik PSC Kota Madiun yang terkenal dengan miniatur ikon dunia seperti Patung Merlion, Menara Eiffel, Ka'bah, Patung Liberty, Jam Big Ben Inggris, dan Kincir Angin Belanda, namun juga atraksi kesenian barongsai.
 

Wisatawan menonton atraksi barongsai di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) di Jalan Pahlawan Kota Madiun, Jawa Timur, yang menjadi tujuan favorit pada libur Lebaran 2026. ANTARA/Rindhu DK/vft.


Kemudian, salah satu daya tarik baru adalah dibukanya Balai Kota Madiun sebagai destinasi wisata heritage. Program tersebut langsung diminati dan terbukti kunjungan di Balai Kota Madiun yang ada di kawasan PSC juga meningkat pada hari kedua Lebaran.

"Adanya event di PSC selama libur Lebaran mempengaruhi tingkat kunjungan. Salah satunya wisata heritage Balai Kota Madiun pada 22 Maret yang tinggi peminat," kata dia.

Pihaknya berharap tingginya jumlah kunjungan wisata di kawasan PSC Kota Madiun tersebut akan mendongkrak capaian sektor pariwisata dan perekonomian daerah setempat.
 



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026