Pemkab Pamekasan cegah campak dan difteri lewat jelajah imunisasi
- 26 Juli 2026 20:49
Bidan desa Fidya Mirza menunjukkan vaksin measles-rubella (MR) di sela kegiatan jemput bola imunisasi campak di rumah warga di Kelurahan Karangbesuki, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Catch Up Campaign (CUC) campak yang menyasar sekitar 13 ribu anak usia 9 bulan hingga 13 tahun untuk meningkatkan cakupan imunisasi, mencegah penyebaran penyakit, serta mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) sebesar 95 persen, menyusul temuan sedikitnya 17 kasus campak pada awal 2026 di Kota Malang. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto
Bidan desa Fidya Mirza (kanan) menyuntikkan vaksin measles-rubella (MR) kepada seorang anak dalam kegiatan jemput bola imunisasi campak di rumah warga di Kelurahan Karangbesuki, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Catch Up Campaign (CUC) campak yang menyasar sekitar 13 ribu anak usia 9 bulan hingga 13 tahun untuk meningkatkan cakupan imunisasi, mencegah penyebaran penyakit, serta mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) sebesar 95 persen, menyusul temuan sedikitnya 17 kasus campak pada awal 2026 di Kota Malang. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto
Bidan desa Fidya Mirza (kiri) keluar dari rumah warga dalam kegiatan jemput bola imunisasi campak di rumah warga di Kelurahan Karangbesuki, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Catch Up Campaign (CUC) campak yang menyasar sekitar 13 ribu anak usia 9 bulan hingga 13 tahun untuk meningkatkan cakupan imunisasi, mencegah penyebaran penyakit, serta mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) sebesar 95 persen, menyusul temuan sedikitnya 17 kasus campak pada awal 2026 di Kota Malang. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto