Magetan - Satu rumah milik warga di Desa Bulukerto, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jatim, Minggu, terbakar hingga hangus tak tersisa semua perabotannya. Rumah nahas berukuran 6 x 6 meter tersebut adalah milik Sri Sukatmi (46) yang saat terbakar sedang ditinggal oleh pemiliknya berbelanja. "Saya tahunya ada asap dan bau barang terbakar yang menyengat. Setelah saya keluar rumah, ternyata rumah Ibu Sri Sukatmi yang berada di seberang rumah saya sudah terbakar hebat," ujar tetangga korban, Haris, kepada wartawan. Mengetahui ada kebakaran, Haris langsung berteriak meminta tolong. Warga sekitarpun akhirnya bergotong-royong membantu memadamkan api, namun api telah terlanjur membesar. Menurut dia, kejadian kebakaran tersebut sangat cepat. Tidak ada satu jam, seluruh bangunan rumah dan segala isinya telah habis dilalap api. Bahkan, dua unit kendaraan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi hanya bisa memadamkan api yang tinggal membakar puing-puing bangunan rumah. Beruntung, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, sehingga tidak sampai menimbulkan korban luka atau jiwa. Hal yang sama diungkapkan oleh tetangga korban lainnya, Ari. Sebelum ada kebakaran, pihaknya mengaku mendengar suara ledakan dari dalam rumah korban. "Takut api menyebar ke rumah saya, makanya saya menelepon unit pemadam kebakaran. Sebelum terbakar, saya mendegar ada suara ledakan di rumah Ibu Sri Sukatmi," kata Ari yang rumahnya bersebelahan dengan rumah korban. Melihat api yang terus membesar, ia dan warga lainnya terus berupaya membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Diduga, kebakaran terjadi akibat dari alat memasak nasi atau "rice cooker" yang mengalami konsleting. Hingga kini, petugas kepolisian setempat masih terus melakukan penyelidikan tentang penyebab terjadinya kebakaran. Sementara, korban Sri Sukatmi sempat mengangis histeris dan pingsan saat mengetahui rumah tempat berlindung satu-satunya ludes terbakar. Janda ini mengaku tidak memiliki apa-apa lagi untuk bertahan hidup. Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Magetan segera memberikan bantuan atas musibah ini. Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Berita Terkait
Dirut Antara sebut jurnalis muda perlu perspektif global
8 Februari 2026 19:15
Kantor Berita ANTARA dorong pembinaan pers mahasiswa
8 Februari 2026 04:30
ANTARA soroti pentingnya big data dalam diseminasi informasi
7 Februari 2026 12:48
LKBN ANTARA tingkatkan kapasitas wartawan melalui UKW
6 Februari 2026 10:06
Kementerian Imigrasi dan ANTARA perkuat kerja sama imigrasi dan pemasyarakatan
5 Februari 2026 20:37
Kemenimipas dorong ANTARA bangun jaringan pemberitaan global
5 Februari 2026 20:33
