Pamekasan - Warga penerima bantuan beras bagi masyarakat miskin (raskin) di wilayah Kecamatan Kota, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan bantuan yang mereka terima karena kualitasnya jelek dan tidak layak konsumsi. Hawami, salah seorang penerima bantuan raskin di Kecamatan Kota, Pamekasan, Jumat menyatakan, beras yang ia terima kali ini banyak yang hancur dan berbau apek, bahkan ada yang berulat. "Pokoknya bantuan yang sekarang ini jelek sekali," katanya. Hawami adalah satu dari ratusan warga penerima raskin di wilayah itu yang mengeluhkan bantuan yang ia terima sangat jelek dan tidak layak komsumsi. Warga lain yang mengeluhkan jeleknya kualitas raskin pada pendistribusian menjelang Lebaran ini ialah Samsudin. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pengayuh becak ini mengaku, meski raskin yang ia terima sangat jelek, akan tetapi tetap digunakan untuk memasak, karena tidak memiliki penghasilan yang cukup. "Kalau punya saya tetap dimasak. Wong hasil narik becak dalam seminggu sangat sedikit. Mau beli tidak cukup," katanya menuturkan. Koordinator Raskin di Kecamatan Kota Pamekasan Djailani mengakui, kualitas raskin yang didistribusikan pihak Bulog Pamekasan saat ini memang jelek dan tidak layak konsumsi. Ia mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak Bulog agar mengganti raskin tidak layak konsumsi tersebut dengan yang lebih baik. "Saya sudah telepon pihak Bulog dan ia berjanji akan mengganti," katanya menjelaskan. Kasus distribusi beras bantuan jelek dan tidak layak konsumsi sebagaimana di wilayah Kecamatan Kota Pamekasan dari Bulog ini juga terjadi di wilayah Kabupaten Sampang. Bahkan masyarakat terpaksa mengembalikan ke Bulog melalui pemkab setempat. Hanya saja, bantuan beras yang berkualitas jelek dan terpaksa ditolak karena tidak layak konsumsi itu, atas nama pemkab dari beras cadangan pemerintah (BCP), bukan beras raskin sebagaimana di Pamekasan.
Berita Terkait
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
ANTARA terima penghargaan peran penyebaran informasi Kumham Imipas
17 Desember 2025 13:59
Ketua Dewas ANTARA: Kantor berita bertanggung jawab tangkal hoaks
16 Desember 2025 18:00
Kadis Kominfo Jatim apresiasi peran ANTARA jaga kualitas informasi
16 Desember 2025 17:02
Kepala Biro ANTARA Jatim perkuat soliditas tingkatkan kinerja songsong 2026
15 Desember 2025 20:23
LKBN ANTARA serahkan bantuan untuk pengungsi di Pidie Jaya, Aceh
14 Desember 2025 18:30
88 tahun LKBN ANTARA, tetap eksis di tengah krisis
14 Desember 2025 08:50
LKBN ANTARA raih penghargaan Perhumas
13 Desember 2025 16:02
