God Bless - KLa Project semarakkan pesta rakyat Hari Jadi ke-74 Jatim

id god bless,hari jadi jatim,kla project

God Bless - KLa Project semarakkan pesta rakyat Hari Jadi ke-74 Jatim

Grup musik God Bless saat berkolaborasi dengan Gitaris Eet Sjahranie dari Edane (kiri) dan Ridho Hafiedz dari Slank (kedua kiri) pada Konser Musik Tanah Air Liztomania Vol.5 di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta, Senin (12/11/2018). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/kye.

Grup musik God BlessĀ siap menghibur masyarakat Jatim. Kemudian ada juga KLa Project dan Tompi
Surabaya (ANTARA) - Grup musik rock legendaris Indonesia, God Bless, akan menyemarakkan pesta rakyat peringatan Hari Jadi Ke-74 Tahun Provinsi Jawa Timur di kawasan Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Minggu, 13 Oktober 2019.

"Grup musik God Bless siap menghibur masyarakat Jatim. Kemudian ada juga KLa Project dan Tompi," ujar Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim Aris Agung Paewai kepada wartawan di Surabaya, Kamis.

Menurut dia, dihadirkannya grup-grup musik papan atas Indonesia, khususnya God Bless, diharapkan dapat menghibur masyarakat di Jatim.

Tak hanya dihibur grup musik, pada pesta rakyat juga disediakan 50 ribu porsi kuliner menu khas Jatim gratis untuk pengunjung yang digelar di sepanjang Jalan Gubernur Suryo Surabaya.

"Agar tertib, setiap pengunjung kami beri gelang sebagai penanda untuk mendapatkan kuliner gratis di setiap pintu masuk," ucapnya.

Baca juga: HUT Jatim, Pemprov bebaskan sanksi administratif PKB-BBNKB
 
Personel Kla Project Adi Adrian, Katon Bagaskara dan Lilo yang akan memeriahkan pesta rakyat Hari Jadi ke-74 Provinsi Jatim pada Minggu (13/10/2019) di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Dok. ANTARA FOTO)


Selain itu, pengamanan ekstra juga dilakukan di empat titik pintu masuk, bahkan kepada pengunjung yang diindikasikan berbau alkohol dan membawa senjata tajam maka tidak diperbolehkan masuk.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memastikan bahwa akses Jalan Gubernur Suryo dilakukan sistem buka tutup mulai Sabtu, 12 Oktober 2019.

Ia merinci, pada 12 Oktober, jalan akan ditutup mulai pukul 07.00-10.00 WIB karena digunakan upacara peringatan Hari Jadi Jatim, lalu dibuka lagi hingga pukul 18.00 WIB.

Selanjutnya, mulai pukul 19.00 WIB ditutup kembali hingga pukul 24.00 WIB karena dilakukan pemasangan properti, seperti panggung maupun perlengkapan lainnya.
 
Musisi Tompi (Antara/Teresia May)

Pada 13 Oktober, mulai pukul 01.00 WIB jalan dibuka lagi hingga pukul 12.00 WIB, lalu pukul 13.00 WIB hingga 24.00 WIB ditutup lagi untuk acara sampai pembongkaran properti.

"Jadi, informasi tentang penutupan total Jalan Gubernur Suryo selama tiga hari penuh tidaklah benar, sebab sistemnya buka tutup," katanya.

Sementara itu, dalam rangka Hari Jadi Ke-74 Jatim, pada 12 Oktober 2019 digelar upacara di halaman Grahadi yang juga menampilkan kesenian tari kolosal serta marching band.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, sedangkan seluruh petugas berasal dari unsur kepala organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi setempat.

"Di setiap sudut lokasi upacara, kami juga menyediakan buah-buah lokal hasil pertanian di Jatim yang disuguhkan untuk undangan. Silakan dimakan gratis, tapi setelah upacara berakhir," tuturnya.
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar