Bupati Anas lepas keberangkatan ratusan calhaj Banyuwangi

id calon haji banyuwangi,bupati anas berangkatkan calon haji banyuwangi,kementerian agama banyuwangi,Bupati Anas lepas keberangkatan calhaj,keberangkatan ratusan calhaj Banyuwangi

Bupati Anas lepas keberangkatan ratusan calhaj Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersalaman dengan calon haji sebelum diberangkatkan ke Embarkasi Surabaya. Minggu (21/7/19) (ist)

Banyuwangi (ANTARA) - Ratusan calon haji (calhaj) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu dini hari, dilepas keberangkatannya langsung oleh Bupati Abdullah Azwar Anas dari depan kantor pemkab setempat dengan menggunakan 11 bus yang difasilitasi pemerintah daerah.

Dalam keterangan tertulis diterima ANTARA, Minggu, ratusan calon haji itu diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan selanjutnya diterbangkan menuju Tanah Suci Mekkah.

"Semoga semua jamaah diberi kesehatan bisa melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air dengan selamat. Kami juga titip doa, di setiap tempat-tempat yang mustajabah tolong doakan Banyuwangi untuk selalu aman, sejahtera dan dijauhkan dari segala bencana," kata Bupati Anas.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyuwangi, Slamet mengemukakan calon haji Banyuwangi tahun 2019 secara keseluruhan sebanyak 1.310 calhaj yang tergabung dalam tiga kloter, 48, 49 dan kloter 50.

Kata dia, pemberangkatan pertama yang kumpul  dan diberangkatkan Minggu dini hari merupakan kelompok terbang (kloter) 48 dengan jumlah 448 calhaj, dan mereka berangkat dijadwalkan masuk Embarkasi Surabaya pukul 10.00 WIB hari ini.

"Sedangkan kloter 49 dan 50 baru Minggu malam juga akan diberangkatkan dari depan kantor pemkab. Dua kloter ini dijadwalkan masuk Asrama Haji pada Senin (22/7)," ujarnya.

Slamet mengatakan, para calon haji akan dipandu oleh 15 orang petugas yang terdiri  Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) serta petugas medis.

"Calon haji Banyuwangi masuk ke gelombang kedua, dan sehingga jadwalnya mereka langsung menuju Makkah. Setiba di Makkah mereka akan melaksanakan umroh wajib, karena mereka ini termasuk haji tamattuk (mendahulukan umroh dulu baru haji)," paparnya.

Data diperoleh, dari calon haji yang berangkat, tercatat peserta dengan usia tertua atas nama Sidik (101) asal Dusun Sumbersuko, Desa Keselir, Kecamatan Siliragung. Sedangkan calhaj  termuda Siti Nur Azizah (18) asal Dusun Krajan, Desa Peterongan, Kecamatan Kalibaru. (*)
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar