Kota Madiun siap menuju Smartcity

id s,smartcity,kota pintar, pemkot madiun,kota madiun

Kota Madiun siap menuju Smartcity

Wali Kota Madiun Maidi saat membuka kegiatan bimbingan teknis (bimtek) sebagai acuan menerapkan program dan kegiatan menuju kota pintar (smartcity) yang dilaksanakan pada tanggal 4-5 Juli di Hotel Aston Kota Madiun. (Antara/Diskominfo Kota Madiun)

Jadi program Smartcity itu luar biasa. Maka dari itu kita harus betul-betul konsen dan kerja keras sehingga Kota Madiun bisa menjadi pertimbangan untuk kota lain
Madiun (ANTARA) - Wali Kota Madiun Maidi menyatakan bahwa Kota Madiun siap menuju kota pintar atau "Smartcity" seiring sejak dikukuhkan sebagai salah satu dari 100 daerah di Indonesia yang akan menerapkan Smartcity dari pemerintah.

Hal tersebut patut dibanggakan, karena Kota Madiun berhasil lolos terpilih masuk dalam 100 dari 500 lebih proses penyaringan kota/kabupaten menuju smartcity.

Guna mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggelar bimbingan teknis (bimtek) sebagai acuan menerapkan program dan kegiatan menuju kota pintar tersebut yang dilaksanakan pada tanggal 4-5 Juli di Hotel Aston Kota Madiun.

Kegitan yang diikuti oleh berbagai perwakilan elemen masyarakat Kota Madiun dan jajaran pejabat Pemkot Madiun tersebut menghadirkan Profesor Marsudi Wahyu Kisworo sebagai ahli IT yang telah membimbing program smartcity kota-kota besar di Indonesia. Antara lain, Bandung, Makassar, Surabaya, dan Banyuwangi.

"Kota Madiun adalah kota kita bersama. Kemajuannya menjadi tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya pemerintahnya saja, namun juga dibutuhkan andil masyarakatnya," ujar Wali Kota Madiun Maidi dalam kegiatan penyusunan "master plan" smartcity di lingkungan Pemkot Madiun.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Maidi menyatakan komitmennya untuk membawa perubahan yang cepat dan lebih baik bagi Kota Madiun. Untuk itu, dia mengajak seluruh OPD membantu merealisasikan cita-citanya tersebut.

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan, program smartcity bukan hanya semata-mata berbicara masalah teknologi informasi (IT), tetapi kecerdasan pola pikir seluruh perangkat daerah dan masyarakatnya dalam membuat inovasi untuk kemajuan suatu wilayah. Harapannya, smartcity dapat menjadi jembatan menuju kota andalan, sehingga ke depan Kota Madiun dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

"Smartcity bukan hanya IT. Jadi program Smartcity itu luar biasa. Maka dari itu kita harus betul-betul konsen dan kerja keras sehingga Kota Madiun bisa menjadi pertimbangan untuk kota lain," kata Maidi.

Sementara itu, ahli IT yang juga konsultan pendamping Gerakan menuju 100 Smartcity di Kementerian Kominfo, Prof Marsudi Wahyu Kisworo mengungkapkan, smartcity bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan cara-cara yang cerdas. Salah satunya dengan penggunaan teknologi yang tepat.

"Terpenting, ada komitmen dari kepala daerah untuk mewujudkan Smartcity. Itu yang saya lihat sebagai modal awal yang besar di Kota Madiun. Bahwa Wali Kotanya sangat antusias untuk mewujudkan Kota Madiun sebagai Smartcity," kata Prof Marsudi.

Pihaknya memberi contoh banyak inovasi yang bisa dikembangkan di luar mainstream guna mewujudkan Kota Madiun sebagai smartcity. Misalnya dengan menggelar festival pencak silat sedunia, memproduksi tarian berbasis silat, ataupun batik serta baju bermotif silat.

Seperti di Makasar, lanjutnya, adanya komitmen yang besar dari pemdanya telah membawa Kota Makassar masuk dalam kategori smartcity dalam dua tahun di bawah bimbingannya.

Marsudi menambahkan tidak mudah dan murah untuk mewujudkan smartcity. Dibutuhkan komitmen yang kuat dan anggaran yang besar guna mewujudkannya. Paling tidak dibutuhkan dana minimal Rp3 triliun untuk mewujudkan smartcity di Madiun. 

Anggaran tersebut tidak semata-mata dari APBD, tetapi dapat diperoleh dari kemitraan swasta maupun bersumber dari bantuan pemerintah pusat melalui Dana Inovasi Responsif. 

"Saya yakin Kota Madiun bisa mewujudkan impiannya menjadi smartcity. Target pendampingan saya, sebelum pertengahan masa periode pertama Wali Kota Maidi menjabat, smartcity di Kota Madiun telah terwujud," kata Marsudi.

 
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar