Wisdom Serbu Pantai Malang Selatan Sejak Lebaran

id Balaikambang, Pantai Malang Selatan, Kecamatan Bantur, Tol Pandaan-Malang, antaranews Jatim

Wisdom Serbu Pantai Malang Selatan Sejak Lebaran

Sejumlah pengendara melalui jalan lingkar selatan (JLS) di Pantai Malang Selatan. (Slamet Agus Sudarmojo.)

Sejak kemarin jalur jalan raya Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, menuju Kecamatan Bantur, juga macet. Jalur jalan raya di desa kami dimanfaatkan pengunjung yang datang ke Pantai Malang Selatan sejak lebaran tahun lalu.
Malang (Antaranews Jatim) - Ribuan wisatawan domestik (wisdom) dari berbagai daerah menyerbu sejumlah objek wisata di Pantai Malang Selatan, Jawa Timur, sejak Hari Raya Idul Fitri 15 Juni, baik dengan kendaraan roda empat maupun roda dua.

Seorang warga Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, Malang, Sutikno, di Malang, Rabu, menjelaskan banyaknya wisdom dari luar kota, juga lokal mengakibatkan ruas jalan di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, yang biasanya sepi menjadi dipenuhi kendaraan bermotor.

Padahal, menurut dia, pengunjung di sejumlah objek wisata di pantai Malang Selatan, antara lain, Pantai Balai Kambang, Pantai Sendangbiru, selama ini selalu melalui jalan raya dari Gondanglegi ke arah Kecamatan Bantur, kemudian menuju sejumlah objek wisata di Pantai Malang Selatan.

Namun, lanjut dia, meningkatkan jumlah wisdom yang datang ke Pantai Malang Selatan, dengan memanfaatkan roda empat juga dua pulangnya sebagian memanfaatkan jalur jalan raya di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, menuju Bantur.

"Sejak kemarin jalur jalan raya Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan, menuju Kecamatan Bantur, juga macet. Jalur jalan raya di desa kami dimanfaatkan pengunjung yang datang ke Pantai Malang Selatan sejak lebaran tahun lalu," kata dia dibenarkan warga lainnya yang masih sedesa Suja`i.

Sejumlah objek wisata di Malang Selatan, kata Suja`i, ramai dikunjungi wisdom sejak lebaran hingga sampai Hari Raya Ketupat puncaknya pada 21 Juni.

Menurut dia, tradisi warga di sejumlah desa di Kecamatan Gedangan, Bantur, juga di sekitar pantai, pada 21 Juni pagi hari setelah kenduri ketupat akan beramai-ramai datang ke laut.

"Warga warga di Malang Selatan lamanya lebaran sepekan. Ya pada puncaknya nanti pada 21 Juni hanya orang-orang tua yang tertinggal di rumah semua anak-anak muda ke pantai," ucapnya menjelaskan.

Antara yang menelusuri jalur jalan raya mulai Kecamatan Bantur ke arah Kecamatan Gondanglegi, berpapasan tidak hanya dengan kendaraan roda empat pribadi, tapi juga kendaraan truk yang dilengkapi dengan sound system, ke arah Pantai Selatan.

Di pertigaan Kecamatan Gondanglegi, sejumlah warga mengalihkan kendaraan dari arah selatan Kecamatan Bantur, yang akan ke Blitar, masuk jalan kampung, akibat dari arah utara Malang, padat dengan kendaraan roda empat dan dua ke arah Pantai Malang Selatan.

"Kalau tidak kita alihkan akan macet di pertigaan Kecamatan Gondanglegi," ucap seorang warga yang berdiri di tepi jalan.

Dari arah Kecamatan Gondanglegi, hingga mencapai Blitar kendaran padat tapi lancar, sedangkan dari arah arah Blitar menuju Gondanglegi, juga padat, tidak hanya mendaraan roda dua, tapi juga roda empat. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar